Cerminkan Persahabatan Dua Negara, AS Beri Tiga Lukisan Karya Seniman Medan untuk Pemprovsu

Cerminkan Persahabatan Dua Negara, AS Beri Tiga Lukisan Karya Seniman Medan untuk Pemprovsu
Plt Dubes AS Michael Kleine yang didampingi Konsul AS untuk Sumatera Gordon Church dan Wakil Konsul AS untuk Sumatera Jessica Chesbro saat memberikan lukisan kepada pejabat di lingkungan Pemprovsu. (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui duta besarnya memberikan tiga lukisan karya seniman Medan di Pameran Ilustrasi 2021 kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Pelaksana Tugas Dubes AS untuk Indonesia Michael Kleine di Medan, Jumat (25/6) malam mengatakan, pameran lukisan Konsulat AS untuk Sumatera dengan melibatkan seniman di Medan dan menggambarkan kerja sama yang baik dan kuat antara AS-Indonesia.

Michael Kleine yang didampingi Konsul AS untuk Sumatera Gordon Church dan Wakil Konsul AS untuk Sumatera Jessica Chesbro menegaskan bahwa hubungan baik AS dan Indonesia semakin meningkat di segala bidang, termasuk mendukung lingkungan sehat.

Pemerintah AS misalnya sedang membangun Kantor Konsulat AS di Medan dengan penghijauan yang maksimal.

Tiga lukisan tersebut diberikan ke Dinas Kesehatan Sumut yang diterima Kepala Dinas Ismail Lubis, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut diterima Kepala Dinas Zumri Sulthony.

Para seniman lokal yang diusung adalah Arief Siregar dan Yasir (Digidoy), David Wijaya, dan Johan Satria.

Arif dan Yasir (Digidoy), karya komiknya sering menggunakan karakter lokal untuk menggambarkan budaya Medan, menampilkan karya tentang kerja sama kesehatan dan pendidikan.

David Wijaya, seorang seniman doodle, mengangkat isu-isu lingkungan seperti perlindungan satwa unik Sumatera, perubahan iklim dan kelestarian hutan. Menggunakan ilustrasi digital. Sementara Johan Satria melukiskan hubungan antarmasyarakat Amerika dan Sumatera.

Konsul AS untuk Sumatera Gordon Curch mengatakan, saat dirinya tiba di sini di sebuah rumah kosong dengan dinding besar yang kosong ini, kami masih berada di tengah gelombang Omicron.

"Dan seniman lokal berbakat Medan menggambarkan kerja sama AS-Indonesia kita untuk menghadapi tantangan itu bersama. Walaupun rumah ini ada di Indonesia, entah bagaimana rasanya terpisah dari masyarakat di sekitar kita. Saya ingin menggunakan ruang ini untuk menyatukan kita. Itu adalah awal dari ide yang dijalankan dengan visi artistik oleh kolaborator kami – Petai dan Clapham – dan kelompok seniman berbakat yang ada di sini bersama kami hari ini," ujarnya.

Ia menjelaskan, Konsulat AS bangga bahwa Duta Besar A.S. Sung Kim membuka pameran ini pada November 2021. Dan merasa terhormat hari ini bahwa Plt Duta Besar AS Mike Kleine ada di sini bersama kita pada penutupan.

"Indonesia ada di hati saya dan pameran ini telah membawa Indonesia ke rumah saya. Dan dengan banyaknya pengunjung yang kami terima di sini seiring dengan pembatasan Covid berkurang; dan saya senang berbagi karya seni ini dengan mereka. Karena itu menggambarkan Kemitraan Strategis AS-Indonesia yang sedang berjalan, di sini di Sumatera," tegasnya.

Penutupan pameran lukisan yang dilakukan di Rumah Dinas Konsul AS untuk Sumatera Gordon Church itu sendiri sekaligus dirangkai dengan acara perayaan Ulang Tahun AS.

(BR)

Baca Juga

Rekomendasi