BRI Medan Putri Hijau saat memberikan bantuan ke korban banjir (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Bank Rakyat Indonesia (BRI) turut hadir merespon bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Medan. Dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat terdampak, BRI menyalurkan bantuan berupa sembako serta kebutuhan pokok seperti pampers atau popok bayi kepada warga yang mengungsi di sejumlah titik pengungsian.
Penyaluran bantuan dilaksanakan di lokasi pengungsian Damkar Kota Medan di Jalan Gaperta, pengungsian di Jalan Selambo, Kelurahan Amplas, serta beberapa titik strategis lainnya di Kota Medan.
John Sarjono, Regional CEO BRI Medan, Sabtu (29/11/2025) menyampaikan sebagai bagian dari masyarakat dan institusi yang bertanggung jawab sosial, BRI berkomitmen untuk hadir dan memberikan dukungan nyata pada saat masyarakat menghadapi musibah.
"Bantuan sembako dan kebutuhan dasar ini kami harapkan dapat meringankan beban dan memberikan semangat bagi warga yang terdampak banjir,” katanya.
Muslikhin, Regional Operation Head BRI Medan menambahkan, gerak cepat dan kepedulian adalah kunci dalam menghadapi bencana.
"Kami juga menggerakkan seluruh jaringan kantor cabang dan karyawan untuk bersama-sama memberikan bantuan serta dukungan dalam berbagai aspek, agar proses pemulihan kawasan terdampak dapat berjalan lebih cepat,” katanya.
Ahmad Muflihin Taiyeb, Branch Office Head BRI BO Medan Putri Hijau, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk konkret tanggung jawab sosial BRI kepada masyarakat sekitar yang selama ini juga menjadi bagian penting dalam perjalanan BRI.
"Kami berharap kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak terus berjalan agar dampak bencana dapat diminimalisir,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program CSR (Corporate Social Responsibility) BRI yang berkelanjutan dan responsif terhadap kondisi sosial serta bencana yang terjadi di wilayah operasionalnya.
BRI mengajak masyarakat dan mitra kerja untuk bersama-sama bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana ini.
(NS/BR)