Perayaan Natal PSPI-R Medan Aman dan Sukses, Iman Tanpa Perbuatan adalah Mati (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Ketua Perkumpulan Seluruh Pendeta Indonesia (PSPI) Raya DPC Kota Medan Pdt Parlin Purba, SH,MH, MTh bersyukur kepada Tuhan atas segala kebaikan dan pertolongan-Nya yang luar biasa dalam hidup kita. Hal tersebut diucapkannya pada Perayaan Natal organisasi keagamaan tersebut di Gedung Suara Nafiri Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Kamis (11/12/2025) malam WIB.
Acara Natal tersebut dihadiri lima ratusan orang termasuk Bishop, gembala sidang, pendeta, hamba-hamba Tuhan, undangan dan jemaat. Juga dihadiri pejabat dari jajaran pemerintahan di Kota Medan dan anggota DPR-RI Maruli Siahaan, SH,MH atau yang mewakili.
Perayaan Natal berthema: "Iman dan Perbuatan" (Yakobus 2:17-25). Sub thema: "Melalui Natal PSPI ini marilah kita berperan aktif dalam menunaikan amanat agung Kristus Yesus".
Thema Natal kali ini agak berbeda dengan thema Natal biasanya. Biasanya thema Natal itu selalu berkaitan dengan susana Natal. Itu sebabnya saya harus bekerja lebih keras lagi mempersiapkan bahan-bahan yang akan saya khotbahkan malam ini.
Berkat doa Bapak/Ibu saudara-saudara sekalian dan saya sendiri, jadilah sekendak Tuhan demikian malam ini. Saya gak tahu bagaimana Ketua PSPI-R Kota Medan Pdt Parlin Purba mempersiapkan thema yang bagus ini. Sering kali dalam praktek kehidupan seha-hari "iman dan perbuatan" tidak sejalan.
Hal itu diucapkan Pdt Dr Robert Benedictus, MA,MTh dalam khotbahnya pada Natal PSPI-R tersebut. "Memang berbicara tentang iman dan perbuatan adalah dalam praktek sehari-hari adalah berat. Tapi itulah kenyataannya.
Dalam Firman Tuhan jelas dikatakan iman tanpa perbuatan adalah mati. Jadi bagaimana seorang beriman menunaikan amanat agung Kristus Yesus jika tidak ada tindakan bergerak," jelas Ketua Umum Sumatera Berdoa tersebut.
"Perbuatan itu tentu dimulai dari kita sendiri. Kita bukan hanya sebagai corong tapi juga sebagai pelaku Firman Tuhan. Karena itu diharapkan kita semua yang ada di perayaan Natal ini jadilah sebagai mentor dan Bapa yang baik dalam membimbing keluarga dan jemaat bahkan warga di sekitar, lingkungan dan dimana saja kita berada. Luaskan iman dan perbuatan itu bergerak sejalan dalam menunaikan amanat agung Yesus. Jangan sampai stagnan," pungkasnya.
Ibadah Natal tersebut dirangkai dengan puji-pujian, liturgi, koor anggota PSPI-R Kota Medan dan penyalaan lilin. Suasana ibadah penuh sukacita dan kasih persaudaraan serta berjalan aman tanpa gangguan.
Bishop Gereja Kristen Pentakosta (GKP) Pdt EJ Hutahaean, SH,MMin selaku penasehat PSPI-R menyatakan "juga merasa bersyukur atas campur tangan Tuhan PSPI-R bisa bertumbuh dengan berbagai terobosan yang bisa menggerakkan seluruh pengurus dan anggota yang ada melangkah berbuat sesuai thema Natal malam ini."
Ibadah Natal diakhiri dengan doa dan berkat oleh penasehat PSPI-R Bishop Gereja Tuhan Di Indonesia (GTDI) Dr Fasa Aro Zendrato, MPdK dan dilanjutkan dengan ramah tama
(NAI)