PM Malaysia Resmikan Festival Vaisakhi 2026 (Analisadaily/nirwansyah sukartara)
Analisadaily.com, Kuala Lumpur - Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, secara resmi membuka perayaan Festival Vaisakhi yang berlangsung meriah di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (18/4/2026) malam.
Acara tersebut dihadiri ribuan masyarakat, dengan mayoritas berasal dari komunitas Sikh, termasuk keturunan Singh yang telah lama menjadi bagian penting dalam lanskap sosial Malaysia.
Dalam sambutannya, Anwar menegaskan bahwa kehadirannya dalam perayaan Vaisakhi bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk penghormatan terhadap kekuatan keberagaman yang menjadi identitas Malaysia.
“Saya tentunya hadir juga untuk merayakan kekuatan Malaysia. Setiap orang yang datang melawat negara ini akan melihat kepelbagaian dan semangat tradisi, terutama yang berkaitan dengan agama. Ini adalah sesuatu yang luar biasa,” ujarnya di hadapan para hadirin.
Ia menambahkan bahwa perayaan seperti Vaisakhi bukan hanya milik satu komunitas, melainkan telah menjadi bagian dari budaya nasional. “Bagi kita di Malaysia, ini adalah sebahagian daripada budaya rakyat, kekuatan yang membangkitkan dan memperkuat semangat serta jati diri kita bersama,” katanya.
Lebih lanjut, Anwar menekankan bahwa kekuatan Malaysia terletak pada keberagaman budaya, tradisi, dan komunitasnya. Menurutnya, elemen-elemen tersebut bukan sekadar penanda identitas, tetapi juga fondasi utama persatuan nasional.
Dalam pidatonya, ia juga menyinggung nilai-nilai universal yang terkandung dalam ajaran Sikh, seperti pengabdian, keadilan, dan semangat kebersamaan. Ia menyebut tokoh-tokoh dalam komunitas Sikh, termasuk peran penting mereka dalam membangun kesadaran sosial dan memperkuat hubungan antaragama di Malaysia.
Anwar turut menyampaikan penghormatan kepada pendiri agama Sikh, Guru Nanak Dev Ji, sebagai simbol nilai kemanusiaan yang melampaui batas agama. “Sebagai seorang Muslim, saya belajar untuk memberi penghormatan yang tepat kepada beliau. Ini bukan sekadar sapaan, tetapi pengakuan mendalam terhadap ajaran yang memberi sumbangan besar kepada kemanusiaan,” ujarnya.
Selain itu, Anwar menyoroti peran aktif komunitas Sikh dalam kegiatan amal dan inisiatif antaragama. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyetujui bantuan dana untuk mendukung kegiatan komunitas, termasuk perayaan di gurdwara.
“Meskipun dalam keadaan ekonomi yang mencabar, kerajaan tetap menunjukkan penghargaan. Kami telah meluluskan sumbangan awal sebanyak setengah juta ringgit untuk mendukung acara ini,” katanya.
(NS/BR)