Tragedi Subuh di Tol JMKT: Bus Halmahera Terguling Usai Hantam Pikap, 4 Tewas dan 19 Luka-luka (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Sergai – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol Medan - Tebing Tinggi (JMKT). Sebuah Bus Halmahera bernomor polisi BK 7347 UA terguling keluar jalur di KM 63.200, Desa Sei Buluh, Kecamatan Perbaungan, Senin (11/5) sekitar pukul 05.30 WIB.
Insiden tragis ini merenggut nyawa empat penumpang dan menyebabkan belasan lainnya luka-luka.
Berdasarkan keterangan dari Kasi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, SH.MH, insiden bermula saat sebuah mobil pikap L-300 BK 8053 EG bermuatan ayam broiler mengalami kendala teknis.
Mobil yang dikemudikan oleh Denes Suwandi (36) tersebut diduga mengalami lepas ban belakang sebelah kiri saat melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan. Akibatnya, mobil pikap menjadi tidak terkendali, oleng ke jalur cepat, dan berhenti mendadak di tengah jalan.
Tak lama kemudian, Bus Halmahera yang dikemudikan oleh Ramadhan Syahputra (40) datang dari arah yang sama. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan tak terhindarkan.
"Bus menabrak bagian belakang pikap, kemudian pengemudi bus membanting setir ke kiri hingga menabrak guardrail (pembatas jalan) dan terjatuh terguling ke luar jalur tol," ujar AKP Bringin Jaya.
Dampak dari kecelakaan hebat ini sangat memilukan. Posisi akhir bus terguling dengan ban kanan di atas, sementara mobil pikap terpental beberapa meter dalam kondisi melintang. Korban meninggal dunia 4 orang, 2 di antaranya teridentifikasi atas nama Risiani (75) dan Muhammad Rizky (23), sementara 2 lainnya masih dalam proses identifikasi.
Korban luka-luka 19 orang, termasuk pengemudi pikap dan para penumpang bus.
Unit Gakkum Sat Lantas Polres Sergai segera mengevakuasi para korban ke beberapa rumah sakit terdekat, yaitu RSU Sari Mutiara Lubuk Pakam, RS Grand Medistra Lubuk Pakam, dan RSUD Amri Tambunan.
Saat ini, kedua kendaraan telah diamankan di kantor Unit Gakkum Pos Lantas Sei Sijenggi sebagai barang bukti. Pihak kepolisian kembali mengingatkan pentingnya pengecekan kondisi fisik kendaraan sebelum memulai perjalanan.
"Kami mengimbau pengendara untuk selalu tertib berlalu lintas dan memastikan kendaraan dalam keadaan prima demi keselamatan bersama. Jika dalam keadaan darurat, silakan hubungi Call Center 110," tutup AKP Bringin Jaya.
(BAH/RZD)