Rapidin Simbolon: Program MBG Harus Tepat Sasaran dan Bebas Korupsi (Analisadaily/Tetty Naibaho)
Analisadaily.com, Samosir – Anggota DPR RI Komisi XIII, Rapidin Simbolon, menegaskan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) harus diawasi secara ketat agar tepat sasaran dan tidak menjadi celah terjadinya korupsi.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila Tahun 2026 yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Hotel Grand Dainang, Pangururan, Kabupaten Samosir, Kamis (18/6/2026).
Menurut Rapidin, tujuan utama MBG adalah meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Karena itu, pelaksanaannya harus transparan dan benar-benar memberi manfaat kepada penerima yang membutuhkan.
"Jangan sampai yang menikmati program ini justru pihak-pihak tertentu dalam pelaksanaannya," ujar Rapidin.
Ia berpendapat program tersebut sebaiknya diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu. Pengawasan yang lemah, katanya, berpotensi menimbulkan penyimpangan anggaran dan mengurangi manfaat program bagi masyarakat.
Selain menyoroti MBG, Rapidin juga mengajak masyarakat menjaga kelestarian Geopark Kaldera Toba yang telah berstatus UNESCO Global Geopark. Menurutnya, status tersebut merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama untuk menjaga warisan geologi, budaya, dan lingkungan kawasan Danau Toba.
Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Madya BPIP, Galung Ibrahim, mengapresiasi keindahan alam Samosir dan menilai nilai-nilai budaya Batak sejalan dengan pengamalan Pancasila. Ia juga mengajak pemerintah desa membentuk Kampung Pancasila sebagai wadah memperkuat gotong royong dan musyawarah.
Mewakili APDESI Samosir, Jannes Rumah Horbo menyatakan kesiapan pemerintah desa menjadi bagian dari gerakan penguatan nilai-nilai Pancasila yang selama ini telah hidup dalam budaya masyarakat Batak.
(TN)(WITA)