Akhirnya! Jalan Seirampah-Tanjung Beringin yang Mirip 'Kubangan Kerbau' Mulai Diperbaiki, Telan Dana Rp 14,8 Miliar (Analisadaily/Zainal Abidin)
Analisadaily.com, Serdang Bedagai – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Kondisi jalan penghubung antara Kecamatan Seirampah menuju Kecamatan Tanjung Beringin yang rusak berat selama lebih dari dua tahun terakhir, akhirnya mulai diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut).
Proyek peningkatan struktur jalan ini digawangi oleh Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya Sumut melalui UPTD Tebingtinggi. Kerusakan jalan provinsi ini diketahui terjadi akibat faktor usia dan diperparah oleh genangan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut dalam tiga tahun belakangan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah titik jalan yang rusak parah kini sudah mulai dikerjakan. Petugas terlihat mulai melakukan pengorekan beram jalan di beberapa lokasi, antara lain di Kampung Pala (Dusun VII Desa Seirampah) serta di Dusun I, III, IV, dan V Desa Pekan Tanjung Beringin.
Merujuk pada papan informasi proyek di lokasi, pengerjaan ini bertajuk Paket Pekerjaan: Peningkatan Struktur Jalan Provinsi Pada Ruas Jalan Seirampah - Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai. Proyek ini ditargetkan memiliki panjang efektif mencapai 2.500 meter (2,5 kilometer) dengan nilai kontrak yang fantastis, yakni sebesar Rp 14.801.000.000,-.
Menggunakan sumber dana dari APBD Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2026, proyek yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV Seleksi Alam Nusantara ini memiliki masa pelaksanaan selama 150 hari kalender, terhitung sejak tanggal kontrak 8 Juni 2026.
Perbaikan ini disambut antusias oleh warga setempat yang selama ini mengeluhkan akses jalan yang kupak-kapik. Sopian (63), warga Kampung Pala, mengaku sangat lega karena jalan yang saban hari mereka lalui akhirnya disentuh perbaikan.
"Selama ini rusaknya cukup parah, seluruh badan jalan berlubang-lubang. Kalau hujan turun, lubang itu dipenuhi air jadi mirip kubangan kerbau," ungkap Sopian.
Namun, mengingat wilayah tersebut merupakan langganan banjir, warga menaruh harapan besar agar kualitas pembangunan ditingkatkan.
Sopian bersama warga lainnya, seperti Yusri (37) dan Baharuddin (70) dari Desa Pekan Tanjung Beringin, meminta agar badan jalan baru nanti dibangun lebih tinggi dari posisi semula.
"Kami berharap badan jalan yang dibangun harus lebih tinggi supaya saat banjir datang tidak tergenang lagi. Selain itu, parit di sisi kiri dan kanan jalan juga harus dibersihkan dan diperdalam. Kalau air hujan terus menggenangi jalanan yang dilintasi kendaraan, jalan ini pasti akan cepat rusak lagi," harap mereka.
(BAH/RZD)