Emak-Emak Adu Jotos di Pasar Sidikalang, Jari Tangan Putus Digigit (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Sidikalang - Polres Dairi menangani 2 kasus penganiayaan antara 2 emak-emak yang terjadi di Pasar Sidikalang. Mereka saling lapor.
Hal itu disampaikan Kasie Humas, AKP Syahril Ramadhan, Senin (7/7). Dijelaskan, kasus dimaksud melibatkan KBS (30) beralamat di Sidikalang dan CAM (30) tinggal di Aspol. Sehari-hari, keduanya berjualan di pasar.
Peristiwa dimaksud persisnya Rabu (25/5). Itu bermula dari masalah anak-anak. Lalu, lanjut ke pertengkaran ibu keduanya.
“Persoalannya bermula dari masalah anak-anak. Lalu lanjut ke emosi tak terkendali ibu keduanya,” kata Syahril.
Berdasarkan keterangan, kata Syahril, ini berawal dari hal sepele. KBS menerima laporan dari anaknya yang menangis usai dimarahi anak CAM. KBS kemudian menasehati anak CAM. Lalu, ia kembali ke kios dagangannya.
CAM pun tiba-tiba mendatangi ke kios KBS. Dia melabrak KBS. Mereka adu mulut hingga terjadi tindak kekerasan. Jari tengah tangan kanan KBS putus digigit CAM.
“Jari tengah tangan kanan KBS putus. Tersangka kini ditahan Satuan Reserse dan Kriminal,” kata Syahril.
Sementara itu, CAM mengadukan KBS ke Polsek Sidikalang. Dia mengaku mendapat tindakan kekerasan. Leher sebelah kanan memar kemerahan dan bibir bengkak. Hal itu pula yang membuat CAM menggigit tangan KBS hingga putus.
“CAM menyebut, lehernya sebelah kanan memar dan bibir bengkak. Itu membuatnya menggigit jari tangan KBS hingga putus,” kata Syahril.
Dijelaskan, kasus sudah naik ke tahap penyidikan. Tersangka telah ditetapkan. Polres Dairi, kata Syahril, melakukan upaya mediasi kepada kedua belah pihak. Langkah tersebut tidak mendapat titik terang. Proses hukum lanjut.
"Upaya mediasi telah ditempuh. Tidak ada titik terang. Saat ini laporan keduanya diproses tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun," tegas Syahril.
(SSR/RZD)