Ironi di DPRD Sergai: Pagar Besi Rusak Berat Dibiarkan, Pos Jaga Layak Pakai Malah Direnovasi Rp81 Juta (Analisadaily/Zainal Abidin)
Analisadaily.com, Serdang Bedagai – Kondisi infrastruktur di lingkungan Kantor DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) memprihatinkan.
Pagar besi yang berfungsi sebagai pembatas sekaligus sistem pengaman di kantor perwakilan rakyat tersebut mengalami rusak berat di beberapa titik, terutama di sisi timur dan barat.
Berdasarkan pantauan wartawan pada Kamis (9/7) sore, beberapa bagian pagar besi tampak sudah kupak-kapik.
Selain merusak estetika dan keindahan kantor, kerusakan ini dikhawatirkan dapat menurunkan tingkat keamanan di area vital tempat para wakil rakyat bekerja.
Anehnya, meski biaya perbaikan pagar besi tersebut diperkirakan tidak memakan anggaran besar, hingga kini belum ada tindakan nyata atau perhatian dari pihak Sekretariat Dewan (Sekwan) untuk memperbaikinya.
Di tengah pembiaran fasilitas yang rusak, sebuah kebijakan kontras justru terlihat di sebelah timur kantor.
Bangunan pos jaga yang dinilai masyarakat dan pantauan visual masih sangat layak pakai, justru mendapatkan jatah renovasi.
Proyek renovasi pos jaga tersebut diketahui menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai yang cukup fantastis untuk sebuah pos, yakni sebesar Rp 81.002.245.
"Sangat disayangkan, pagar yang rusak berat dan mengganggu keamanan justru dicuekin. Sementara pos jaga yang masih bagus malah dibongkar untuk direnovasi dengan anggaran puluhan juta," ujar salah seorang warga yang melintas.
Terkait ketimpangan prioritas anggaran perbaikan ini, Sekretaris Dewan (Sekwan) Kabupaten Serdang Bedagai, Muhammad Fahmi, memilih bungkam.
Saat dikonfirmasi oleh wartawan pada hari yang sama melalui pesan singkat maupun panggilan telepon via WhatsApp, Fahmi bersikap tidak proaktif dan sama sekali tidak memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan.
(BAH/RZD)