Solar Langka Ongkos Angkut Melambung, Jaya Sinaga: Cabut Subsidi Solar

Solar Langka Ongkos Angkut Melambung, Jaya Sinaga: Cabut Subsidi Solar
Jaya Sinaga (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar di Medan khususnya Sumatera Utara berdampak hebat terhadap ongkos angkut logistik seperti sayur, sembako dan lainnya.

Padahal sebenarnya harga sayur dari petani sangat murah. Namun, karena Solar sulit dan langka, berdampak terhadap melambungnya kenaikan harga–harga yang menggunakan fasilitas transportasi.

Menanggapi kondisi ini Sekretaris Organda Kota Medan Jaya Sinaga menegaskan sudah saatnya subsidi harga solar dicabut dan mengikuti harga pasar agar ada kepastian ongkos kirim barang bagi perusahaan angkutan.

"Sebab Undang-Undang No.22 Tahun 2009 tentang angkutan di jalan tidak mengatur tarif barang dan dilepas ke pasar. Dengan dicabutnya subsidi tentunya tidak akan ada lagi penyelewengan–penyelewengan BBM tersebut ke industri–industri," tegas Jaya kepada awak media ini, Selasa (14/7/2026).

Artinya, lanjut Jaya, harganya sudah serupa. Sebab definisi subsidi identik dengan penyelewengan atau jadi bisnis–bisnis orang–orang tertentu. Bahkan, sudah banyak SPBU yang disegel dengan kasus–kasus seperti ini.

"Contoh lewat aturan pertamina bagi angkutan umum orang dan barang umum dijatah 200 liter perhari. Namun faktanya di lapangan solarnya justru hilang," kritiknya.

(MC/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi