Gedung DPRD Asahan. (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Kisaran - Sekretariat DPRD Kabupaten Asahan menganggarkan lebih dari Rp12 miliar untuk perjalanan dinas pada tahun Anggaran 2026. Jumlah itu menghabiskan lebih dari separuh total anggaran sekretariat dewan yang mencapai Rp21,4 miliar.
Data APBD 2026 mencatat, total anggaran Sekretariat DPRD Asahan sebesar Rp21.439.641.325. Dari jumlah itu, Rp12 miliar lebih dialokasikan untuk 25 kegiatan perjalanan dinas. Pos belanja makan minum rapat juga tidak sedikit, mencapai Rp2 miliar lebih.
Sekretaris DPRD Asahan Syahrul Efendi Tambunan membenarkan besarnya alokasi tersebut. "Iya benar," kata Syahrul saat dikonfirmasi melalui handphone, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, anggaran itu digunakan untuk konsultasi, koordinasi, bimbingan teknis, studi banding, dan agenda kedinasan lainnya. "Perjalanan dinas itu untuk kegiatan konsultasi, koordinasi, bimbingan teknis, studi banding, dan agenda-agenda lainnya," jelasnya.
Syahrul mengklaim anggaran tahun ini sudah lebih efisien dibanding tahun sebelumnya. "Jika dibandingkan dengan tahun lalu ini sudah efisiensi," ujarnya.
Namun besarnya porsi perjalanan dinas itu menuai sorotan. Ketua Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Asahan Ryandavi Lesmana menilai publik berhak mengawasi penggunaan uang rakyat. "Anggaran perjalanan dinas yang mencapai lebih dari Rp12 miliar tentu menjadi perhatian masyarakat. Kami menghormati bahwa perjalanan dinas merupakan bagian dari pelaksanaan tugas DPRD, namun penggunaannya harus benar-benar memberikan manfaat yang terukur bagi kepentingan masyarakat Kabupaten Asahan," ujar Ryandavi.
Ia mendesak setiap kegiatan konsultasi, bimtek, hingga studi banding harus menghasilkan output jelas berupa rekomendasi dan kebijakan yang berdampak langsung pada pelayanan publik. "Jangan sampai perjalanan dinas hanya menjadi rutinitas administratif tanpa output yang jelas. Publik berhak mengetahui apa saja hasil yang diperoleh dari setiap perjalanan dinas yang menggunakan uang rakyat," tegasnya.
(ARI/DEL)