Pameran Sejarah di Gedung Museum Perjuangan Pers Sumut, Pers Berperan Penting sebagai Alat Pergerakan Nasional

Pameran Sejarah di Gedung Museum Perjuangan Pers Sumut, Pers Berperan Penting sebagai Alat Pergerakan Nasional
Plt Kepala Museum Perjuangan Pers H A Ronny Simon, Kasi Antar Lembaga PWI Sumut Amru Lubis, Pengelola Museum Mufti Mutawatir TWH berfoto bersama para siswa MAS Al Manar yang Pameran Sejarah bertemakan "Peranan Pers dan Jurnalistik dalam Perjuangan Kemerde (analisadaily/istimewa)

Analisadaily.com, Medan-Pers berperan penting sebagai alat pergerakan nasional untuk membangkitkan kesadaran nasionalisme, menyebarkan gagasan kemerdekaan, melawan propaganda penjajah. Pers juga mempersatukan rakyat melalui tulisan tajam dari tokoh-tokoh pers masa kemerdekaan khususnya di Sumut seperti Parada Harahap, Adinegoro (Djamaluddin Adinegoro), Hj Ani Idrus, M Said dan lainnya.

Demikian Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut H Farianda Putra Sinik, SE diwakili Kepala Seksi Antar Lembaga Amru Lubis mengawali sambutannya pada kegiatan Pameran Sejarah bertemakan "Peranan Pers dan Jurnalistik dalam Perjuangan Kemerdekaan" di Gedung Museum Perjuangan Pers Sumut Jalan Sei Alas Medan, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini diikuti para siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Al Manar Medan.
"Karenanya, saya mengapresiasi langkah pimpinan museum yang menggelar kegiatan hari ini saat menjelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI guna menularkan semangat juang para pendahulu kepada para generasi muda sekarang ini," ungkap Amru yang juga wartawan Harian Analisa.
Lebih lanjut ia juga mengingatkan para siswa (kaum gen-z) jangan terjebak kabar/informasi yang tersebar lewat media sosial seperti Facebook, Instagram dan lainnya.
Sebab banyak beredar berita hoax yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Umumnya informasi di medsos memiliki banyak kepentingan yang sengaja disebar para buzzer dan orang tidak bertanggung jawab.
Jadikan saja medsos sebagai alat hiburan atau relaksasi jangan sebagai sumber informasi. Kalo mau informasi bacalah di surat kabar atau media pemberitaan online atau televisi dan berita radio.
"Jangan mentah-mentah percaya info di medsos sebab bukan hasil karya jurnalistik agar kita tidak terjebak dalam informasi hoaks cenderung merugikan ," tegasnya.
Sedangkan jurnalis senior yang juga Plt Kepala Museum Perjuangan Pers H A Ronny Simon juga mengutarakan kebanggaan atas kedatangan para siswa MAS ke museum ini.
Banyak sejarah pers di Sumut yang bisa digali di museum ini sebagai pengetahuan bagi generasi muda akan perjuangan para wartawan masa perjuangan.
"Bagaimana mereka dengan iklas berjuang melalui pena untuk kemerdekaan yng kita nikmati saat ini," ujar Ronny yang juga merupakan Ahli Pers Sumut serta pemilik surat kabar di Medan.
Dikatakannya, selama ini pengelolaan museum masih swadaya sendiri.
Tanpa ada bantuan dari pemerintah mulai kelurahan, kecamatan, walikota hingga gubernur.
"Karenanya ke depan, kami berharap adanya perhatian dari pemerintah untuk operasional gedung, peremajaan dokumen dan lainnya," ungkapnya.
Sedangkan, cucu pendiri Musium Perjuangan Pers Sumut Mufti Mutawatir TWH menyampaikan apresiasinya atas kedatangan para pelajar dan lainnya datang ke museum ini.
Kegiatan terjadwal mengundang sejumlah siswa hadir ke musium ini. "Kami melaksanakan kegiatan ini untuk memperkenalkan kepada para generasi muda peran pers dalam mendorong kemerdekaan Indonesia," ungkapnya seraya menyampaikan ini merupakan amanah dari kakek saya almarhum M TWH selaku pendiri museum.
Di mana M Tok Wan Haria (TWH) yang merupakan veteran pejuang kemerdekaan RI hingga pada akhir hayatnya mendedikasikan dirinya untuk mendirikan museum ini.
Akhirnya berdirilah museum ini pada 15 November 2019 hingga saat ini.
"Saya berharap masyarakat dan masyarakat pers menerima keberadaan museum ini dengan berkunjung ke lokasi tidak karena ada acara seperti menjelang HUT RI ini tetapi juga hari biasa," tukasnya.
Para peserta yang hadir usai mendengar penyampaian narasumber juga melakukan peninjauan ruangan dipandu pengelola museum guna melihat poster dan gambar tersedia

(ARU/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi