Philipus B Sundi ST: Pi Network Perpanjang Langkah ke Pasar Eropa (Analisadaily/Ist)
Analisadaily.com, Medan - Tak terbayangkan sebelumnya bahwa antusias Pi Core Team menjulang tinggi. Betapa tidak, dengan strategi cerdas akhirnya Pi Network lebih dulu memperpanjang langkah resminya ke pasar Eropa. Pasar bergengsi digemari banyak orang.
"Namun tak gampang seperti dibayangkan. Bukankah melalui kepatuhan regulasi dan produk keuangan di belahan bumi Eropa sana," ucap pengamat teknologi digital, Philipus B Sundi ST yang juga Ketua Komunitas Pi Network, Penajam Pasir Utara Kalimantan Timur menjawab pertanyaan awak media ini, Sabtu (12/9/2026).
Dia mengakui, sebagai seorang pioneer tetap sabar meski pahit. Namun buah kesabaran itu manis. Soalnya, ia meyakini bahwa sebuah proyek besar seperti halnya Pi Network tidak main-main. Artinya bukan proyek abal-abal seperti dugaan banyak orang bernada sinis.
"Sebab sinisme merupakan hal biasa dalam kehidupan umat manusia. Tapi hal itu tak perlu ditanggapi. Kita terus berjalan sambil menatap ke depan yang senantiasa terjadi perubahan di era teknologi digital ini," kata Philipus seraya menyatakan bangga bergabung dengan Pi Network tujuh tahun lalu.
Buah kesabaran itu, lanjutnya, semakin jelas atas kerja keras Pi Core Team melalui strategi jitu Pi Network masuk ke pasar Eropa. Harus diakui juga jalan ini tak mudah tanpa melalui Regulasi MICA.
"Bayangkan, Pi Network terdaftar sekaligus berupaya memenuhi aturan Markets in Crypto-Assets (MiCA) di Uni Eropa untuk transaksi di wilayah EU/EEA. Bukankah ini sebuah produk keuangan? Tentu saja memperoleh eksposur awal lewat peluncuran Valour Pi ETP di bursa Swedia serta kolaborasi dengan lembaga keuangan seperti BNP Paribas," papar Philipus, Alumni Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan ini.
Lantas bagaimana perkembangan di wilayah lain seperti halnya Asia dan Global ? Philipus B Sundi melukiskan, seperti diketahui pascapeluncuran Open Network pada Februari 2025, ekosistem dan penggunanya termasuk di Asia dapat mengakses jaringan ini secara global, meski adopsi institusional dan regulasi formal yang besar secara spesifik tercatat kuat di Eropa dan Amerika Serikat (seperti listing di Kraken dan OKX.
"Maka kenyataannya, pengungkapan MiCA Pi Network yang tenang mengisyaratkan kerja keras Pi Core Team yang luar biasa atas dukungan para pioneer di dunia melakukan Klik Petir setiap hari cuma sekali. Bahkan kini Pi Network menjalin kolaborasi dengan bank terbesar Eropa BNP Paribas salah satu institusi keuangan terbesar di Eropa maupun bank- bank besar lainnya," ujar Philipus yang juga Ketua Yayasan Rumah Pi Nusantara (YRPN) Penajam Pasir Utara dan Ketua KPIG Kota Medan ini.
Philipus juga menggambarkan Pi network semakin mendunia dan tidak bisa dihentikan.Artinya, aset Pi sebagai hasil dari penambang berjalan terus hingga puluhan tahun bahkan ratusan tahun ke depan. Analoginya harga PI setelah open mainnet penuh katakan 10 dolar harga di market apakah mungkit tercapai? Yakin, sangat mungkin karena saat masuk Exchang pertama 3 dolar maka sangat mungkin itu bisa tercapai 10 dolar x 16 .000: 320.000 rupiah per hari.
Artinya, pioneer berpenghasilan 320.000 per hari x 9.600.000 perbulan ini sangat beruntung bagi pioneer sebagai penambang Kalau harga komunitas GCV.314.159 USD itu luar biasa tidak bisa di bayangkan bagaimana kekayaan para pioneer suatu saat.
"Lihat saja di aplikasi Pi Browser sudah banyak aplikasi yang harga GCV. Artinya dengan satu koin pi sudah cukup untuk kebutuhan hidup kita satu bulan. Kalau harga GCV itu berarti kita bisa melakukan apa saja dalam kehidupan. Saya berharap tetaplah menambang, ikuti perkembangan Pi Network tetap sabar dan konsisten klik petir tiap hari dan salam petir," sebut Philipus B Sundi.
(HEN/RZD)