Kadis Pariwisata Tetti Naibaho bicara terkait Toba Caldera Culture Festival 2026. (Analisadaily/Tetty Naibaho)
Analisadaily.com, Samosir - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mendorong pelaksanaan Toba Caldera Culture Festival 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus mengangkat kekayaan budaya Batak hingga ke tingkat internasional.
Dalam audiensi tersebut, rombongan menyampaikan rencana kegiatan sekaligus memohon dukungan dan arahan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar pelaksanaan festival dapat berjalan maksimal.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Samosir, Tetti Naibaho, mengatakan kedatangan mereka juga bertujuan meminta masukan dari Gubernur Sumut terkait konsep dan pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 24–27 September 2026 di Kabupaten Samosir.
“Kami datang untuk memberitahukan rencana kegiatan ini, memohon dukungan Pemprov Sumut, serta mengharapkan masukan dari Pak Gubernur agar pelaksanaan festival nantinya berjalan maksimal,” ujar Tetti Naibaho, Kamis (13/8/2026)
Menurut Tetty, Gubernur Bobby Nasution menyambut baik rencana pelaksanaan Toba Caldera Culture Festival 2026 dan menegaskan dukungan Pemprov Sumut terhadap kegiatan tersebut.
“Beliau menyampaikan bahwa Pemprov Sumut sangat mendukung kegiatan ini. Diharapkan festival ini memberikan makna terbaik, terutama dalam memperkenalkan kebudayaan yang ada di Samosir,” katanya.
Bobby juga mendorong agar festival tersebut tidak hanya menjadi agenda budaya dan hiburan, tetapi mampu menjadi ruang promosi kebudayaan Batak secara lebih luas, termasuk menjangkau wisatawan mancanegara.
Festival yang akan digelar di Kabupaten Samosir tersebut dirancang dengan berbagai kegiatan, mulai dari pameran kebudayaan, pertunjukan seni, wadah pengembangan bakat dan kreativitas peserta, hingga kompetisi paduan suara.
Selain itu, pagelaran budaya Batak akan dikemas secara menarik sehingga dapat meningkatkan minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk datang ke Samosir.
Tetty mengatakan dukungan Gubernur Sumut menjadi energi positif bagi panitia dan Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mempersiapkan kegiatan tersebut.
“Kami berharap melalui festival ini, kekayaan budaya Batak, khususnya yang ada di Samosir, semakin dikenal luas. Bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga dapat diperkenalkan hingga ke mancanegara,” ujarnya.
Ia menambahkan, Toba Caldera Culture Festival 2026 diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi pariwisata Samosir melalui pendekatan budaya, sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dan perekonomian masyarakat.
“Festival ini kita harapkan menjadi wadah untuk mengangkat seni, budaya dan kreativitas masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Samosir sebagai salah satu destinasi wisata budaya di kawasan Danau Toba,” pungkasnya. (TN) (WITA)











