Gubernur LIRA Sumut Desak Poldasu dan BNN Sumut Berantas Narkoba Di Kota Datar Hamparan Perak

Gubernur LIRA Sumut Desak Poldasu dan BNN Sumut Berantas Narkoba Di Kota Datar Hamparan Perak
Gubernur LIRA Sumut, H Rizaldi Mavi Desak Poldasu dan BNN Sumut Berantas Narkoba Di Kota Datar Hamparan Perak, Deliserdang. (Analisadaily/istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Gubernur Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sumut, H Rizaldi Mavi mendesak aparat penegak hukum khususnya Poldasu dan BBN Sumut agar segera bertindak memberantas maraknya peredaran narkoba di Desa Kota Datar, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang. Massifnya peredaran narkoba di wilayah tersebut kini telah menjangkiti anak-anak muda dan pelajar.

"Kita minta Poldasu, BNN Sumut, Polresta Deliserdang segera bertindak dan membasmi peredaran narkoba di Desa Kota Datar, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang. Dari informasi yang kami terima di lapangan, peredaran narkoba yang diduga melibatkan oknum personel Polres Binjai ini telah meracuni anak muda dan para pelajar di sana. Jadi harus segera ditindaklanjuti,"tegas Mavi pada wartawan, Kamis (20/8/2026).

Lebih jauh disampaikan, Rizaldi Mavi, anak muda merupakan modal penting menuju Indonesia Emas tahun 2045. Jadi, para generasi muda kita harus kita jaga dari berbagai ancaman termasuk ancaman serius bahaya narkoba.

"Cita-cita besar bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas di tahun 2045 bakal diwujudkan para generasi muda atau para pelajar kita yang sekarang ini. Jadi keberadaan pelajar dan generasi muda kita harus sama-sama kita jaga dari berbagai ancaman. Kalau tidak cita-cita menjadikan Indonesia Emas 2045 bisa menjadi Indonesia Cemas kalau para pelajar dan generasi muda kita sudah terkontaminasi narkoba,"ungkap Mavi.

Untuk itu, pinta Mavi, Poldasu dan BNN Sumut harus segera merespons situasi ini. Jika tidak para pelajar dan anak muda di Desa Kota Datar, Hamparan Perak jadi korban bandar narkoba yang tak bertanggungjawab.

Sebelumnya, kresahan terhadap maraknya peredaran narkotika di Desa Kota Datar, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, semakin mengemuka. Kali ini, suara keprihatinan datang dari kalangan ibu-ibu perwiritan yang mengaku khawatir dengan kondisi lingkungan yang dinilai semakin rawan terhadap penyalahgunaan narkoba.

Menurut mereka, dugaan aktivitas peredaran sabu-sabu disebut masih berlangsung di kawasan yang dikenal masyarakat sebagai Gudang Atap Dusun 11. Kondisi tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan karena dikhawatirkan mulai menyasar kalangan remaja hingga pelajar.

Sejumlah ibu-ibu perwiritan mengungkapkan, peredaran narkotika tidak lagi hanya menjadi persoalan kriminal semata, tetapi telah berkembang menjadi ancaman serius bagi kehidupan sosial masyarakat. Mereka mengaku semakin sulit mengawasi anak-anak di lingkungan tempat tinggal karena telah terpengaruh oleh jaringan peredaran narkoba.

(YY)

Baca Juga

Rekomendasi