Di Kota Emas Bendigo Australia, Kadin Sumut Paparkan Kemitraan 5 Sektor Unggulan dan Jajaki Kerja Sama Strategis

Di Kota Emas Bendigo Australia, Kadin Sumut Paparkan Kemitraan 5 Sektor Unggulan dan Jajaki Kerja Sama Strategis
Di Kota Emas Bendigo Australia, Kadin Sumut Paparkan Kemitraan 5 Sektor Unggulan dan Jajaki Kerja Sama Strategis (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Australia — Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (Kadin Sumut) Firsal Dida Mutyara, hadir sebagai salah satu pembicara utama dalam ajang Internasional Indonesia - Victoria Regional Business Matching Forum yang berlangsung di Bendigo, Victoria, Australia.

Bendigo dikenal secara global sebagai salah satu kawasan bersejarah penghasil emas terbesar di dunia (gold rush). Di kota yang kaya akan warisan industri ini, Ketua Umum Kadin Sumut Dida Mutyara memaparkan materi bertajuk "Partners in Growth, Five Sectors Trade in Both Direction — What Indonesia is Buying, What It Can Supply, and the Provincial Counterpart on the Other Side".

Dalam kunjungan kerja internasional di Negara Bagian Victoria ini, Dida Mutyara didampingi delegasi resmi Kadin Sumut yang terdiri dari Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Organisasi Lismardi Hendra, WKU Bidang Real Estate dan Perumahan Rakyat Andi Atmoko Panggabean, Komite Tetap Pelayanan dan Tenaga Kesehatan Yusriando, serta Komite Tetap Asahan, Batubara, Tanjungbalai Surya Purnama Putra.

Paparan Dida Mutyara menyoroti peta jalan kerja sama perdagangan dua arah di lima sektor utama, meliputi industri pangan dan pertanian, energi terbarukan, pendidikan dan pelatihan vokasi, pariwisata, serta teknologi informasi.

Di hadapan para pelaku industri dan pejabat pemerintah lokal Australia, Dida menggaris bawahi posisi Sumatera Utara sebagai mitra provinsi (provincial counterpart) yang paling siap dan strategis dalam memfasilitasi arus perdagangan bilateral.

"Indonesia dan Australia, khususnya Negara Bagian Victoria, memiliki komplementaritas ekonomi yang sangat tinggi. Sumatera Utara tidak hanya siap menyuplai produk-produk komoditas unggulan dan manufaktur ke pasar Australia, tetapi juga menjadi pintu masuk utama bagi produk, teknologi, dan investasi berstandar tinggi dari Victoria ke wilayah Indonesia Barat," jelas Ketua Umum Dida dalam orasinya di Bendigo, seperti keterangan diperoleh Rabu (15/9/2026).

Lebih lanjut Dida mengungkapkan secara rinci analisis kebutuhan impor Indonesia serta kapasitas suplai komoditas ekspor Sumatera Utara. Pendekatan berbasis lima sektor ini dirancang untuk menciptakan hubungan dagang yang seimbang, saling menguntungkan, dan berdampak langsung pada penguatan industri daerah.

Selain tampil di forum bisnis Bendigo, rangkaian agenda diplomasi ekonomi Kadin Sumut di Australia juga diperkuat melalui pertemuan bilateral dengan Victorian Chamber of Commerce and Industry di Melbourne. Pertemuan tersebut berfokus pada penguatan kemitraan dagang B2B, perluasan akses pasar komoditas ekspor Sumut, serta peluang investasi teknologi industri antar-kamar dagang.

"Melalui panggung Business Matching Forum di Bendigo serta kolaborasi erat bersama Victorian Chamber of Commerce, Kadin Sumut membuktikan komitmennya untuk membawa dunia usaha Sumatera Utara naik kelas ke kancah internasional. Kami optimistis rangkaian dialog strategis ini segera mewujudkan transaksi konkret dan kemitraan jangka panjang," pungkas Dida Mutyara.

(RZD)

Baca Juga

Rekomendasi