UDI Gelar Seminar Internasional Bahas Masa Depan AI

UDI Gelar Seminar Internasional Bahas Masa Depan AI
UDI Gelar Seminar Internasional Bahas Masa Depan AI (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Universitas Deztron Indonesia (UDI) menggelar Seminar Internasional bagi mahasiswa, Senin (14/9/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Unlocking the Power of AI: Transforming Human Capital, Digital Economy, and Sustainable Technology” tersebut berlangsung secara luring di Aula UDI.

Seminar menghadirkan dua akademisi dari Malaysia sebagai pembicara utama. Keduanya membagikan pandangan dan hasil riset mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di berbagai sektor.

Sesi pertama menghadirkan Dr. Bibi Noraini Mohd Yusuf dari Universiti Malaysia Perlis (UniMAP). Ia membawakan materi “Reimagining Zakat for The Digital Age: The FCoEE AI-Driven Human Capital Empowerment and Development (AHEAD) Framework for Perlis Asnaf”.

Dalam paparannya, Dr. Bibi menjelaskan inovasi digitalisasi pengelolaan zakat melalui kerangka kerja berbasis AI untuk mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat di era ekonomi digital.

Sementara sesi kedua diisi Prof. Madya Dr. Hasyiya Karimah Adli dari Universiti Malaysia Kelantan (UMK) dengan topik “Machine Learning-Driven Data Optimization for Accelerated Discovery in Perovskite Photovoltaics”.

Ia memaparkan pemanfaatan optimasi data berbasis machine learning untuk mempercepat penelitian di bidang teknologi panel surya, khususnya perovskite photovoltaics, sebagai bagian dari pengembangan solusi energi berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, PJ Wakil Rektor I UDI, Bd. Sahbainur Rezeki, S.S.T., M.K.M., turut memberikan sambutan mewakili Rektor Universitas Deztron Indonesia, Prof. Adjunct Dr. Marniati, S.E., M.Kes.

Seminar kemudian ditutup dengan pemaparan mengenai peluang melanjutkan studi program doktor (PhD) di Universiti Malaysia Kelantan (UMK).

Melalui seminar internasional tersebut, UDI berkomitmen membekali mahasiswa dengan wawasan global serta pengetahuan mengenai perkembangan teknologi mutakhir untuk menghadapi tantangan dan peluang di era digital.

(REL/WITA)

Baca Juga

Rekomendasi