Tekan Angka Kecelakaan Kerja, BPJamsostek Tanjung Morawa Gelar Pasar Budaya K3 2026

Tekan Angka Kecelakaan Kerja, BPJamsostek Tanjung Morawa Gelar Pasar Budaya K3 2026
Tekan Angka Kecelakaan Kerja, BPJamsostek Tanjung Morawa Gelar Pasar Budaya K3 2026 (Analisadaily/Ist)

Analisadaily.com, Deliserdang - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) Kantor Cabang Tanjung Morawa resmi membuka kegiatan Pasar Budaya K3 Program Promotif dan Preventif Tahun 2026. Pembukaan kegiatan ini dipusatkan di PT. Artindo Megah Stell, yang berlokasi di Jalan Pelita Raya No 56/58 A-B Kawasan Industri Medan Star (KIM Star), Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang.

Mengusung tema 'Meningkatkan Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja melalui Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) untuk Menurunkan Angka Kecelakaan Kerja dan Penyakit Akibat Kerja (KK/PAK)', kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kesadaran dan kepatuhan terhadap standar keselamatan di lingkungan kerja.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjung Morawa, Bunyamin, menjelaskan bahwa program promotif dan preventif tahun ini menyasar tiga perusahaan pilihan, yaitu PT. Artindo Megah Stell, PT. Antara Kusuma, dan PT. Alfo Citra Abadi.

Dalam pelaksanaannya, program 'Pasar Budaya K3' menghadirkan berbagai pelatihan dan pembinaan teknis yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing perusahaan. Adapun ragam kegiatan tersebut meliputi:

Pelatihan Pembinaan Sertifikasi P3K (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan), In-house Training Tanggap Darurat, Pembinaan Sertifikasi Petugas Kebakaran Level D, Pendampingan Pembuatan SOP dan IBPR (Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko) dan Pelatihan Sertifikasi Operator Forklift.

Menurut Bunyamin, pemberian pelatihan ini bertujuan ganda: selain meningkatkan kesadaran tenaga kerja terhadap krusialnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), langkah ini juga dimaksudkan untuk mendongkrak kompetensi dan kapabilitas pekerja di lapangan.

Melalui intervensi yang terarah ini, BPJamsostek optimis dapat mencapai sejumlah target strategis dalam jangka panjang.

"Melalui kegiatan ini tentu akan mendorong terbentuknya budaya K3 yang berkelanjutan di perusahaan, meningkatkan kepatuhan perusahaan terhadap penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), serta menurunkan rasio kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja," jelas Bunyamin.

Pelaksanaan kegiatan Pasar Budaya K3 ini dijadwalkan berlangsung selama satu penuh bulan, yakni sepanjang November 2026. Dengan adanya intervensi langsung ini, diharapkan perusahaan-perusahaan di wilayah Tanjung Morawa semakin kuat dalam mengimplementasikan budaya K3 demi terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

(JW/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi