Budayawan Riau H Tenas Effendy Wafat

Pekanbaru, (Analisa). Budayawan dan tokoh masyarakat Riau Haji Tengku Nasaruddin Said Effendy atau lebih akrab dipanggil H Tenas Effendy, Sabtu (28/2) sekira pukul 00.25 WIB meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru.

Pria kelahiran 9 November 1936 di Kuala Panduk, Pelalawan ini telah mendapat penghargaan di bidang kebudayaan, baik di dalam maupun di luar negeri. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, dosen terbang Universitas Kebangsaan Melaka (UKM) Malaysia sempat dirawat di salah satu rumah sakit di negeri jiran tersebut.

Namun Ketua Umum Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau ini meminta dirawat di Pekanbaru. Jumat (27/2) lalu.  Tenas pun mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.

Setibanya di tanah air, kondisi budayawaan yang telah melahirkan ribuan buku, hasil penelitian, karya tulis ini memburuk dan terpaksa dilarikan  kr ruang ICU RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Tenas sempat mendapat pertolongan medis selama lebih kurang 14 jam.

Namun, Sabtu sekira pukul 00.30 WIB, Analisa menerima pesan BBM dari Direktur Keuangan RSUD Arifin Achmad, Raja Fahmizal Usman yang mengabarkan Tenas Effendi sudah menghadap ke pangkuan Sang Khaliq.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, telah berpulang putra terbaik Riau, budayawan, tokoh masyarakat H Tenas Effendy. Masyarakat Riau tentu sangat kehilangan atas kepulangan beliau,'' tulis Fahmi yang juga mantan Kepala Biro Humas Pemprov Riau ini dalam pesan BBM-nya.

Setelah disemayamkan di rumah duka Jalan Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kampar. almarhum Tenas Effendy bin Tengku Said Umar kemudian disalatkan Mesjid Al Fajri tidak jauh dari belakang kediaman duka.

Almarhum meninggalkan seorang istri, delapan anak, 19 cucu serta satu orang cicit.  Budayawan yang sangat dikenal dengan buku “Tunjuk Ajar Melayu" ini dikebumikan di Taman Pemakaman Umum (TPU), Jalan Amal tidak jauh dari rumah duka.

Tampak hadir beberapa pejabat yang mengantarkan almarhun Tenas Effendi ke tempat peristirahatan terakhir, seperti Sekretaris Daerah Provinsi Riau Zaini Ismail, Bupati Rokan Hulu Achmad,  Konsul Malaysia Hari Hamdin, Ketua Eksekutif Yayasan Karyawan Malasyia, Datuk Zainal Abidin Borhan, Bupati Indragiri Hilir Muhammad Wardan, mantan Walikota Pekanbaru Herman Abdullah, Komandan Lanud Pekanbaru serta pejabat tinggi lainnya. (dw)

()

Baca Juga

Rekomendasi