Medan, (Analisa). Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Drs H Marasutan MPd, mengatakan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) ajang bergengsi untuk menjaring prestasi siswa. “Jadikan momentum ini sebagai ajang untuk meraih prestasi di bidang olaharaga. Karena selain sukses menggapai nilai tertinggi pada mata pelajaran di sekolah, juga harus sukses meraih prestasi di bidang minat dan bakat, salah satunya olahraga. Karenanya jadikan ajang ini untuk meraih sukses,” ujar Marasutan, saat membuka (O2SN) 2016, tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) se- Kota Medan, Rabu (20/4), di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPL) Sumut, Medan Sunggal.
Disebutkan Marasutan, didampingi Ketua Pelaksana O2SN 2016 Drs H Syahrul M Pd, Kota Medan sudah berhasil menorehkan prestasi pada Olimpiade Sains Nasional (OSN). “Kiranya prestasi yang sama bisa direbut Kota Medan pada O2SN tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.
Dalam arahannya Marasutan berharap kepada peserta O2SN untuk mengutamakan sportivitas dan kejujuran selama bertanding. Karena kejujuran adalah kunci untuk meraih sukses.
“Mudah-mudahan melalui olimpiade ini melahirkan atlet-atlet berbakat, dan Kota Medan mampu menjuarai O2SN tingkat nasional,” ujar Marasutan.
Ketua Panitia O2SN SMA Tingkat Kota Medan Tahun 2016, Drs H Syahrul MPd, melaporkan, kegiatan ini diikuti 1.500 peserta dari sekolah tingkat SMA negeri dan swasta di Kota Medan.
Diharapkan melalui kegiatan yang berlangsung 20 hingga 21 April 2016 ini, dapat mengukur kemampuan atlet pelajar SMA sehingga bisa dijadikan salah satu indikator keberhasilan pembinaan olahraga pelajar di sekolah. Selain itu juga dapat memberikan pengalaman melalui persaingan dengan atlet pelajar SMA masing-masing sekolah dengan berbagai tipe dan karakter serta keterampilan yang berbeda-beda. Kemudian membina generasi muda agar menjadi manusia yang sehat jasmani, rohani, serta mampu berkompetisi secara sehat, fair, dan sportif.
Cabang olahraga yang diperlombakan, tambah Syahrul yakni, lari 100 meter, lompat jauh, tenis meja, bulu tangkis, dan catur masing-masing putra dan putri. Bagi pemenang akan mendapatkan hadian uang tunai masing-masing juara I Rp1 juta, juara II Rp800 ribu, dan juara III Rp600 ribu dipotong pajak, ditambah piala dan piagam. (sug)











