Medan, (Analisa). Komunitas Slalom Medan puas melihat animo peserta kejuaraan Medan Slalom Test 2016 di halaman Showroom Suzuki TSA Jalan Sisingamangaraja Medan Minggu kemarin, sehingga jumlah pesertanya diluar perkiraan.
Dian Sukmawan bersama Eddy WS dari Komunitas Slalom Medan mengungkapkan hal tersebut di Medan, Selasa (26/4).
Peserta yang mencapai 70 starter, melebihi perkiraan. Bahkan, kejuaraan juga diikuti peslalom dari Aceh, DKI maupun Jabar ikut meramaikan persaingan.
Dengan animo besar tersebut diharapkan kejuaraan seperti ini lebih sering dilaksanakan agar menghidupkan slalom seperti di kota-kota besar lain di Indonesia.
Slalom Test Medan bersama klub KOG yang menyelenggarakan even mengucapkan terima kasih kepada pihak yang mendukung. Bahkan, mereka sudah mengagendakan Kejurda Slalom Test seusai Ramadan.
Masalah ketiadaan lahan memadai yang jadi kendala selama ini akhirnya sudah teratasi dengan batuan pimpinan PT Trans Sumatera Agung, Ir Timin Bingei yang mengijinkan pemakaian halaman Showroom Suzuki TSA di Jalan Sisingamangaraja Medan sebagai arena lomba.
Dalam event tersebut, Said Daffa, sebagai andalan tim Indocafe Suzuki TSA yang juga penyandang gelar juara nasional kelas Jip 2015 membuktikan talentanya dengan menjuarai kelas pelajar yang sengaja dibuka untuk menjaring pelajar bertalenta untuk menggeluti slalom yang sudah lama tidak digelar.
Sementara, kelas OMR Suzuki Karimun Wagon R didominasi andalan tim KOG Anif Fauzy, mengatasi peslalom ibukota, Norman sebagai runner-up, posisi ketiga ditempati andalan TSA Syariful Adil.
Daffa yang juga pelajar SMAN-1 Medan ini menguasai 2 heat dalam lomba yang sempat diguyur hujan.
Dian Sukmawan dan Eddy WS dari komunitas slalom Medan menyebutkan panpel berkerjasama dengan klub KOG, membuka kelas pelajar untuk memancing minat generasi muda menggeluti slalom yang sudah begitu lama tidak digelar di Medan.
Peslalom nasional Bernard Yuwono yang sengaja datang untuk berbagi ilmu dengan rekan peslalom daerah ini mencatat waktu tercepat. Tampil konsisten, Bernard mempertontonkan tehnik-tehnik menekuk setir dan memainkan rem tangan yang sangat berguna.
Manajer tim Indocafe TSA, Asan mengatakan slalom merupakan dasar cabang otomotif seperti rally dan offroad, bahkan pereli juara nasional Eddy WS dan S Adil juga merupakan mantan juara-juara slalom yang merajai era tahun 2.000-an. (fp)











