Oleh: Ramen Antonov Purba.
Sauna atau mandi uap sudah populer di Indonesia. Banyak tempat yang menyediakan fasilitas sauna atau mandi uap seperti hotel, spa, dan tempat refleksi. Suku karo juga mengenal sauna atau mandi uap, disebut dengan istilah oukup. Oukup karo sangat khas dan unik. Bahan-bahan ramuannya berasal dari tumbuh-tumbuhan yang sangat berkhasiat.
Selain itu aroma yang ditimbulkan dari uap juga sangat wangi dan menyegarkan. Cara membuatnya juga sangat mudah, jika tak ingin repot tinggal mengunjungi tempat-tempat yang menyediakan oukup karo. Banyak yang membuka layanan oukup di sekitaran jalan Jamin Ginting, mulai dari km 9,5 sampai ke km 11 padang bulan.
Banyak penelitian yang sudah dilakukan terhadap oukup khas karo, sehingga sudah dipublikasikan banyak khasiat kesehatan yang terkandung dalam uap rempahnya. Aritmia jantung pada pasien gagal jantung kronik dikabarkan sangat baik untuk menjalani terapi oukup karo.
Oukup karo juga dapat mengurangi stres, mendetoksifikasi, membuat tidur nyenyak, merelaksasikan otot dan meredakan sakit dan nyeri di otot dan sendi, meningkatkan kerja jantung, melawan penyakit dan meredakan kesesakan. Bahkan jika dilakukan secara rutin akan dapat membantu mengeluarkan racun melalui keringat sekaligus pembersihan kulit. Pengeluaran racun dilakukan oleh panas kering dan pembersihan kulit oleh panas basah.
Bahan dan mekanismenya
Ramuan oukup terbuat dari rebusan berbagai tumbuhan. Menurut ahli terdapat 69 jenis tumbuhan yang dipergunakan. Beberapa di antaranya: daun paris, rengas, seledri, pegagan, nira, pinang, rotan, rotan rambung, rotan runtih, kemiri, pala, cengkeh, jeruk kayu, dan masih banyak lagi tumbuhan yang lain. Tumbuh-tumbuhan ini ketika direbus akan bersatu dan mengeluarkan uap.
Uap ini akan membuat tubuh mengeluarkan keringat dan juga masuk ke tubuh melalui pori-pori. Aroma dikeluarkan juga sangat baik untuk dihirup karena dapat melonggarkan pernafasan. Karenanya, selain manfaat yang sudah dijelaskan sebelumnya, ibu-ibu yang baru melahirkan juga sangat baik untuk menjalani terapi oukup secara rutin. Karena oukup akan mengeluarkan sisa-sisa kotoran dari tubuh pasca melahirkan.
Berdasarkan pengalaman penulis, oukup juga sangat baik dikombinasikan dengan pijat. Setelah dipijat, tubuh akan semakin segar dengan mengikuti terapi oukup. Tubuh akan terasa segar karena angin-angin yang ada di dalam tubuh sudah keluar. Berdasarkan informasi beberapa pakar pengobatan karo, oukup memang tradisi pengobatan turun-temurun yang sudah lama dipergunakan oleh masyarakat karo. Jadi hampir dipastikan tanpa efek samping.
Terapi oukup yang baik jika dijalani selama 15 menit. Terapi dilakukan diruang tertutup dan uap akan dikeluarkan dari sebuah corong. Disarankan tidak mengenakan pakaian selama terapi, agar seluruh tubuh dapat terkena uap oukup yang berisi ramuan tumbuh-tumbuhan obat-obatan. Tetapi bagi orang yang mempunyai masalah dengan pernafasan akut dan sejenisnya, harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan pakarnya sebelum mengikuti terapi oukup ini.
Cara mudah untuk terapi
Bagi yang tidak mau ribet dan berkunjung ke tempat-tempat yang menyediakan layanan terapi oukup karo, sebenarnya dapat membuat sendiri terapi ditempat masing-masing dengan cara yang mudah dan sederhana. Karena sudah banyak juga yang menjual ramuan lengkap jadi tinggal diolah dan dipergunakan.
Cara-cara tersebut antara lain:
1. Sediakan panci yang diisi air
2. Masukkan ramuan ke panci yang telah terisi air
3. Panaskan sampai mendidih
4. Setelah mendidih, angkat kemudian diletakkan di bawah kursi
5. Kemudian duduk diatas kursi tersebut dan tutupi tubuh dengan selimut atau sejenisnya sampai tubuh benar-benar tertutup
6. Dapat dilakukan 15 sampai 30 menit
Masih banyak juga teknik-teknik yang lain sehingga dapat divariasikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Terpenting adalah bagaimana menjaga agar tubuh kita tetap sehat dan dapat beraktivitas sesuai dengan kebutuhannya. Karena didalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang sehat. Karenanya mari aktif menjaga kesehatan kita dengan cara-cara yang tak memiliki efek samping, salah satunya dengan mengikuti terapi oukup karo.
(Penulis Staf UPT Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Unggul LP3M Medan)










