Batubara, (Analisa). Bupati Kabupaten Batubara Zahir mencopot 9 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Batubara, Kamis (10/10) di Aula Kantor Bupati Batubara, Limapuluh.
Berdasarkan informasi dihimpun Analisa, Kamis (10/10), 9 Kepala OPD yang dicopot di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batubara, di antaranya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Batubara Dra Wilda Myza Gustia, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Batubara Suherman, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Amiruddin, Sekretaris DPRD Kabupaten Batubara Zainuddin, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batubara Bahrumsyah, Kepala Dinas PMD Muhammad Nasir, Kepala BPKAD Ahmad Hunainsyah, Kepala Bappeda Ahmad Ensten, Kepala BPBD Muhammad Nasir Yuhanan.
Selain mencopot 9 Kepala OPD, Bupati Zahir juga melantik 13 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batubara, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sahala, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Rusian Heri, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Rinaldi, Inspektur Daerah Kabupaten Batubara Attaruddin, Kepala Dinas Sosial Ishak, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dr Dewi Chailaty, Kepala BPMPD Radyansyah F Lubis, Kepala Dinas PP dan KB Budianto, Kepala Dinas Kominfo Andri Rahadian, Kepala Dinas Perizinan Rosdiana Damanik, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Edward.
Bupati sambutannya menuturkan harapannya agar pejabat yang baru dilantik mampu membuktikan kemampuan dengan menunjukkan prestasi kerja yang baik.
Selain itu, pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator dan pengawas yang dilakukan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017, Surat Komisi Aparatur Sipil Negara Nomor: B-3179/KASN/9/2019 tanggal 26 September 2019, Hal rekomendasi hasil pelaksanaan Assessement JPT Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batubara dan hasil sidang tim penilai kinerja ASN Kabupaten Batubara Nomor R/PKASN-BB/004/2019 tanggal 30 September 2019.
Dalam kesempatan itu, Zahir juga menyampaikan kepada seluruh pejabat, baik yang dilantik maupun yang hadir, agar senantiasa menunjukkan dedikasi, loyalitas dan kinerja yang tinggi. Mengingat seluruh pejabat khususnya mereka yang sudah menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama, seluruhnya akan senantiasa dilakukan evaluasi terhadap kinerja masing-masing secara berkala. Sebagaimana ketentuan yang berlaku dalam 'sistem merit' yang menitikberatkan pada kualifikasi, kompetensi serta kinerja sebagai pertimbangan utama dalam pengembangan dan penataan karier pegawai.
"Kepada pejabat yang mendapatkan rotasi jabatan, agar segera beradaptasi dengan tugas jabatan dilingkungan kerja yang baru. Serta menjadikan pengalaman dalam jabatan sebelumnya sebagai sarana introspeksi dan evaluasi peningkatan kinerja di masa akan datang," ujarnya. (ap)











