Pelindo-UMA Kerja Sama Magang Mahasiswa Bersertifikat

pelindo-uma-kerja-sama-magang-mahasiswa-bersertifikat

Medan, (Analisa). PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) 1 Persero dan Uni­versitas Medan Area (UMA) bersama sejumlah perguruan tinggi di Su­matera Utara dan Aceh menanda­tangani nota kesepahaman kerja sama Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB).

Naskah tersebut ditanda­tangani Direktur SDM Pelindo 1 H Hamied Wijaya dan Rektor UMA Prof Dr Ir Dadan Ram­dan MEng MSc serta pimpinan perguruan tinggi lainnya, di Kantor Pusat Pelindo 1 Jalan Krakatau Ujung Medan, Senin (11/3). 

Rektor UMA didampingi Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Dr Ir Zulheri Noer MP dan Kabag Humas UMA Ir Asmah Indra­wati kepada pers usai penan­datanganan MoU mengatakan, PMMB merupakan per­wujudan dari Program Nawacita Presiden Joko Widodo dan Sinergi BUMN.

“Program Magang Maha­siswa Berser­tifikat merupa­kan salah satu perwujudan program Kementerian BU­MN yakni “BUMN Hadir untuk Negeri”. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menyalurkan potensi dan menggali pengalaman di BUMN melalui PMMB,” kata Dadan di ruang kerja­nya, Kampus I UMA Jalalan Kolam Medan Estate.

Dadan menjelaskan, PM­MB terbuka un­tuk semua fakultas yang ada di UMA. Tapi harus melalui seleksi, baik yang dilakukan di ling­kungan UMA maupun di Pelindo 1.

Unsur-unsur yang dinilai antara lain potensi aka­demik, keterampilan (skill) dan attitude (perilaku).

“Mahasiswa yang dinya­takan diterima sebagai pe­serta PMMB di Pelindo 1 atau BUMN lainnya akan melaksanakan magang sela­ma enam bulan. Mahasiswa akan men­dapatkan peng­a­laman kerja yang nyata di dunia kerja, mendapatkan sertifikat kom­petensi, uang saku Rp85 ribu per hari serta memiliki kesempatan per­tama jika ada program per­e­krutan di BUMN,” kata Prof Dadan.

Peserta magang, tutur­nya, diproyeksikan untuk maha­siswa yang duduk di semester VI dan VII. Kare­na­nya, UMA harus menye­suaikan kurikulum agar ilmu yang dipelajari di bangku kuliah link and match dengan industri dan dunia kerja.

“PMMB diharapkan men­jadi langkah strategis me­ni­ng­­katkan kualitas lulusan PTN/PTS dengan terjun langsung di dunia kerja untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh di lingkungan pendidikan,” ha­rapnya. (twh)

()

Baca Juga

Rekomendasi