Bungsuland Properti Teken MoU Dengan LP3I Medan, Komitmen Jadi ‘Developer Berdampak’ Bagi Dunia Pendidikan (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Perusahaan properti terkemuka, Bungsuland Property memperkuat ekosistem bisnis dengan menggandeng kalangan kampus di Kota Medan. Salah satu bentuk penguatan ekosistem di bidang properti ini yakni penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Bungsuland Properti dengan Politeknik LP3I Medan di Kampus LP3I Medan, Jalan Sei Serayu, Medan, Sabtu (13/6/2026).
Direktur Bungsuland Properti, Husen HZ mengatakan perkembangan bisnis di dunia properti tidak hanya membutuhkan fokus kerja pada hal-hal teknis maupun fisik. Tetapi hal lain yang juga penting untuk diperhatikan adalah upaya-upaya agar kehadiran mereka memberikan dampak bagi masyarakat dan dunia akademis. “Saya sudah delapan tahun berkecimpung di bisnis properti dan saya sudah mengadopsi pemikian bermanfaat bagi orang lain,” katanya.
Husen menjelaskan, kebijakannya untuk menggandeng kalangan kampus dalam memperkuat ekosistem dunia properti sejalan dengan program pemerintah terkait penciptaan lapangan pekerjaan. Dalam arahannya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meminta agar para developer yang “naik kelas” agar menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah dan kampus.
“Target dari pemerintah atas hal ini menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran. Dengan kita turun ke kampus untuk mengajak mahasiswa memiliki mindset pengusaha, maka mereka akan menjadi bagian dari ekosistem dunia properti itu. Ekosistem ini harus terus dibina, sehingga anak-anak muda memiliki kegiatan dan tidak terjerumus pada aksi-aksi kejahatan,” ujarnya.
Selain menjalin kerja sama dengan kalangan kampus, sambung Husen, Bungsuland Properti telah diminta Dinas Pendidikan untuk menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah seperti SMA/SMK. Salah satu tujuan dari kerja sama ini untuk membina para lulusan agar menjadi individu-individu yang paham tentang dunia properti.
“Kita punya Bungsu Academy untuk membina dan menambah pengetahuan mereka tentang berbagai ilmu yang dibutuhkan dalam dunia properti mulai dari hal yang dibutuhkan mulai dari analisa lahan, legalitas, line clearing, pembangunan, penjualan, akad KPR dan serah terima rumah. Mereka bisa belajar di sana dengan gratis langsung dari para expert yang sudah terjun langsung pada dunia bisnis properti,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Akademi Politeknik LP3I Medan, Iswandi Idris mengatakan kerja sama antara kampus dengan pihak-pihak industri menjadi salah satu kebutuhan yang tidak dapat ditawar lagi. Secara khusus bagi Politeknik LP3I yang kental dengan nuansa vokasi, praktik kerja sama dengan pihak-pihak industri seperti Bungsuland Properti ini menjadi hal yang akan berdampak positif bagi para lulusan mereka.
“Kerja sama ini bisa dalam banyak bentuk mulai dari magang maupun untuk kepentingan akademis baik untuk riset mahasiswa dan dosen, serta untuk pengabdian masyarakat,” sebutnya.
Iswandi berharap, kerja sama Bungsuland dan LP3I Medan semakin meningkatkan kapasitas bagi kedua belah pihak untuk semakin memberikan dampak bagi masyarakat. “Dilihat dari program pemerintah, maka ini adalah program kampus berdampak. Dengan kolaborasi ini banyak nilai-nilai yang bisa kami dapatkan untuk meningkatkan kapasitas sebagai kampus politeknik terkemuka di Kota Medan,” tuturnya.
Pada acara penandatangan MoU tersebut, Husen Hz terlebih dahulu menjadi pembicara dalam seminar mengangkat topik “softskill motivasi belajar untuk visi karier masa depan” diikuti ratuan mahasiswa yang sangat antusias mengikuti seminar tersebut dan terlihat di antara mereka juga sangat pro aktif pada saat sesi diskusi.
(HEN/RZD)