MAKANAN Pokok (Staple Foods) adalah makanan utama yang dikonsumsi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Makanan Pokok memberikan gizi atau nutrisi dasar agar dapat mempertahankan hidup sesuai dengan iklim dan lingkungannya. Namun, Makanan Pokok tidak menyediakan semua gizi atau nutrisi yang dibutuhkan tubuh manusia. Untuk memenuhi keseluruhan kebutuhan gizi pada tubuh manusia, kita memerlukan makanan pelengkap lainnya agar dapat hidup sehat dan mencegah terjadinya kekurangan gizi.
Makanan pokok berbeda-beda pada setiap wilayah atau kawasan di muka bumi ini tergantung pada budaya, iklim dan keadaan tempat pada wilayah atau kawasan yang bersangkutan. Namun makanan yang dijadikan makanan pokok adalah makanan yang relatif murah dan dapat disimpan dalam waktu yang lama atau tidak mudah rusak. Berikut beberapa jenis makanan pokok paling banyak dikonsumsi penduduk di muka bumi ini :
1. Jagung di Meksiko
Meksiko kaya hasil panen jagung. Bahkan negara ini memiliki sekitar 209 varietas jagung. Sehingga jagung menjadi makanan pokok negara ini. Sekitar 3,2 juta petani Meksiko menanam jagung dan sebagian besar menggunakannya untuk konsumsi keluarga. Jenis jagung putih tercatat paling banyak dikonsumsi manusia.
2. Isy di Mesir
Makanan pokok Negara Mesir adalah Isy, yakni semacam roti terbuat dari gandum dengan tekstur lebih padat dan serat yang sangat terasa. Isy yang bentuknya seperti bakpao dimasak dengan cara dipanggang. Sebagai makanan pokok, isy biasanya dimakan bersama semacam perkedel, saksuka (seperti acar dari olahan telur, tomat dan bawang) dan siraman kuah kacang.
Selain itu juga disantap bersama ayam panggang, daging kambing, atau ikan. Cara makan Isy adalah dicelupkan dalam saus lalu dimakan bergantian dengan lauk. Isy biasanya dimakan menggunakan tangan langsung tanpa sendok dan garpu.
3. Lobak Putih di Jepang
Pada saat Perang Dunia II, sulit bagi masyarakat Jepang di beberapa wilayah untuk mendapatkan beras. Akhirnya mereka mengonsumsi lobak sebagai pendamping lauk-pauk.
Parut lobak putih, lalu kukus sampai teksturnya lembut. Budaya makan lobak sebagai pengganti nasi atau mie sudah ada sejak lama dalam masyarakat Jepang.
Lobak ternyata disenangi masyarakat modern juga selain karena jika diolah dengan baik rasanya lezat, mengonsumsi lobak putih juga sangat baik bagi kesehatan.
Selain serat, lobak membantu mengatasi masalah pencernaan dan mengandung Indeks Glikemik rendah. (bms/hstc/es)











