Oleh: Isnaini Kharisma
BANYAKNYA anak muda yang memiliki hobi sejenis, membuat mereka berkumpul di dalam suatu wadah yang biasa disebut dengan komunitas. Selain memiliki hobi sejenis, sejumlah anak muda tersebut juga mempunyai tujuan maupun pandangan yang sama.
Sama halnya dengan komunitas Binjai Scooter Community (BSC) yang berdiri sejak 2005 lalu. Berawal dari setahun setelah Tsunami Aceh, 2004, BSC melakukan ziarah ke Kota Banda Aceh. "Sudah lama kami selalu kumpul-kumpul dan kami berinisiatif membuat komunitas Vespa dan lahirlah BSC dan alhamdulillah sampai sekarang masih bertahan," kata Ketua BSC, Amar.
Dengan memiliki rasa solidaritas dari para pengguna scooter ini menjadi nilai lebih bagi para anggota yang berjumlah sekitar 40 orang ini. Hal inilah yang melandasi para anggota menyukai skuter hingga akhirnya tergabung dalam komunitas BSC
Amar menuturkan, hadirnya BSC dengan tujuan komunitas ini harus tetap solid. "Kami dan sesama komunitas Vespa di Indonesia semuanya adalah saudara. Vespa sendiri mempunyi moto 'Satu Vespa Sejuta Saudara' dimana kita harus menjalin atau mempereratkan silaturahmi sesama komunitas Vespa," ujarnya.
Tak hanya berkumpul dalam satu naungan komunitas saja, BSC juga sering melakukan berbagai kegiatan sosial. Di antaranya bakti sosial kepada anak yatim, sunat massal, memberikan bantuan untuk korban bencana alam, gotong royong, dan berbagai kegiatan lainnya.
Hadirnya BSC di masyarakat juga memberikan harapan besar bagi komunitas yang didirikan. "Kami ingin memberitahukan kepada masyarakat khususnya para pemuda, pemudi bahwa narkoba, geng motor atau apapun hal yang negatif harus dihindari dan dari komunitas inilah hal-hal yang negatif itu didik.
"Kami ingin memberitahukan kepada masyarakat bahwa komunitas Vespa dapat membantu pemeritah maupun kepolisian. Di mana masyarakat itu khususnya pengguna Vespa harus taat akan rambu lalu lintas dan kami toleransikan hal itu kepada masyarakat," ujarnya.











