Analisadaily (Medan) - Satu unit mobil vendor pengisi Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dirampok saat hendak melakukan pick-up uang di salah satu pusat perbelanjaan di persimpangan Jalan Pasar Merah dan Jalan HM Joni, Medan, Kamis (1/8) siang.
Informasi yang diperoleh Analisadaily.com, mobil vendor warna hitam milik Abacus dengan nomor polisi B 1005 SKV itu membawa uang untuk diisi ke ATM yang ada di pusat perbelanjaan tersebut.
Salah seorang pegawai Abacus, Adin, menjelaskan ada dua orang yang mengikuti mereka menggunakan sepeda motor. Kemudian mereka merampas uang yang ada dalam mobil tersebut tanpa menodongkan senjata.
"Mereka merampas uang begitu saja pas saya mau melakukan pengamanan tas ke dalam brankas untuk melakukan pick-up uang," kata Adin.
"Tadi dari rekaman CCTV pusat perbelanjaan tersebut memang terlihat ada yang mengikuti mobil vendor kita," sambungnya.
Kapolsek Medan Kota, Kompol Revi Nurvelani, membenarkan perampokan di pusat perbelanjaan tersebut.
"Ada kejadian di Irian Supermarket. Ada satu mobil yang rutin setiap hari melakukan pengambilan uang dirampok sekitar pukul 12.14 WIB. Pelaku ada dua orang. Mereka Vendor Abacus dari Bank BCA," ucapnya.
Revi menuturkan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait perampokan tersebut.
"Kita masih melakukan penyelidikan dan mencari pelakunya. Kerugian uang ditaksir sekitar Rp 400 juta," tuturnya.
Menurutnya aksi tersebut tanpa disertai pengancaman. Pelaku hanya memanfaatkan kelalaian para petugas dan kemudian merampas uang.
"Pokoknya kita masih mengumpulkan saksi. Saat kejadian ada tiga petugas berjaga dan satu mengambil uang ke dalam," jelasnya.
Sementara itu salah seorang Satpam di pusat perbelanjaan tersebut, Samanudi, mengungkapkan bahwa dirinya melihat petugas masuk ke dalam pusat perbelanjaan untuk mengambil uang. Namun mereka dihadang oleh orang tidak dikenal dan mengambil uang tersebut.
"Sempat terjadi kejar-kejaran tadi, pas pelaku mau ambil uang. Tapi mereka berhasil kabur dengan menggunakan sepeda motor," ungkapnya.











