Kejari Palas Diminta Tuntaskan Masalah BOS Afirmasi

Kejari Palas Diminta Tuntaskan Masalah BOS Afirmasi
Unjuk rasa di Kantor Kejari Palas terkait masalah BOS afirmasi (Analisadaily/Atas Siregar)

Analisadaily.com, Sibuhuan - Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Lawas diberi ultimatum agar segera menuntaskan kasus dugaan korupsi dana BOS afirmasi/kinerja yang saat ini sedang mereka tangani.

Hal itu disampaikan massa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) saat melakukan unjuk rasa di Kantor Kejari Palas, Jalan Kihajar Dewantara, Sibuhuan, Selasa (4/8).

Dalam orasinya massa menuding Kejari Palas lambat dan tidak transparan dalam menangani kasus BOS afirmasi yang melibatkan 70 lebih kepala SD dan SMP se-Padang Lawas.

"Kami minta penangan kasus BOS afirmasi tahun 2019 bisa dituntaskan. Jangan jadikan hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas," ujar koordinator aksi, Muhammad Isron Hasibuan.

Massa juga menuding Kejari Palas tidak memiliki semangat dalam penegakan hukum sesuai peraturan yang berlaku.

"Hal itu terlihat dari banyaknya kasus yang disampaikan ke Kejari Palas nyaris tidak ada penyelesaian. Patut kita pertanyakan kinerja Kejari Palas saat ini, jangan jadikan hukum sebagai permainan," tegas Isron.

Sementara Kepala Seksi Intelijen Kejari Palas, Parlindungan Hasudungan Sidauruk mengatakan, saat ini kasus dana BOS afirmasi dalam proses penyidikan.

"Untuk kasus BOS afirmasi sesuai tuntutan adek-adek, saat ini dalam proses penyidikan," kata Parlindungan.

Parlindungan berjanji akan menuntaskan penanganan dana BOS afimasi bulan ini.

"Berikan waktu kepada kami untuk menuntaskan persoalan ini," pintanya.

Sedangkan Kajari Palas, Kristianti Yuni Purwanti, sangat mengapresiasi massa yang berunjuk rasa dengan tertib.

Ia berjanji dalam waktu dekat, tidak sampai akhir bulan ini penyelidikan masalah BOS afirmasi akan selesai.

"Kendala dalam melakukan penyelidikan dikarenakan situasi pandemi sehingga terkendala dalam melakukan pemanggilan untuk mendapat bahan keterangan," ungkapnya.

Sebelumnya massa telah melakukan aksi ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Palas.

"Kita minta Kadis Pendidikan harus bertanggungjawab terkait dana BOS afirmasi yang saat ini lagi ditangani Kejari Padang Lawas," kata Isron.

(ATS/EAL)

Baca Juga

Rekomendasi