Cegah Kepunahan, PLN Aceh Lepas Ratusan Tukik di Pantai Lhoknga

Cegah Kepunahan, PLN Aceh Lepas Ratusan Tukik di Pantai Lhoknga
Pelepasan tukik oleh GM PLN UIW Aceh, Abdul Mukhlis, bersama Kadisparpora Aceh Besar Ridwan Jamil di kawasan Pantai Lhoknga, Aceh Besar (Analisadaily/Muhammad Saman)

Analisadaily.com, Lhoknga - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Aceh melepas tiga ratusan tukik (anak penyu) di kawasan Pantai Lhoknga Kabupaten Aceh Besar.

"Pelepasan ratusan tukik tersebut merupakan bagian dari komitmen PT PLN UIW Aceh untuk menjaga keseimbangan lingkungan," kata General Manager PT PLN UIW Aceh Ir Abdul Mukhlis di Aceh Besar, Selasa (30/3).

Pernyataan tersebut disampaikan pada acara pelepasan tukik bersama Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Aceh Besar Ridwan Jamil serta sejumlah pejabat di lingkungan perusahaan tersebut dan unsur Forkopimda setempat Aceh Besar.

Ia menjelaskan, Penyu merupakan salah satu fauna yang dilindungi karena populasinya yang terancam punah. Reptil laut ini mampu bermigrasi dalam jarak yang sangat jauh di sepanjang kawasan Samudera Hindia, Samudera Pasifik, dan Asia Tenggara.

Konservasi merupakan salah satu kegiatan yang sangat diharapkan dapat mencegah punahnya habitat penyu karena predator alami maupun manusia.

Abdul Mukhlis menyatakan, PLN berkomitmen untuk terus mendukung program-program konservasi lingkungan sebagai bagian dari program CSR PLN.

"Menjaga lingkungan merupakan tugas kita bersama, semoga apa yang dilakukan oleh PLN hari ini dapat dilanjutkan oleh lembaga lainnya," kata Abdul Mukhlis.

Menurut dia dalam pelepasan tukik tersebut pihaknya ikut melibatkan komunitas pencinta lingkungan dan konservasi penyu.

"Indonesia merupakan rumah bagi 6 dari 7 spesies penyu yang ada di dunia, ketujuh spesies penyu tersebut adalah Penyu Belimbing, Penyu Hijau, Penyu Tempayan, Penyu Pipih, Penyu Sisik, dan Penyu Lekang," katanya.

Ia menambahkan, salah satu jenis yang dilepas pada program tersebut adalah tukik belimbing. Penyu belimbing adalah penyu yang terbesar dengan ukuran panjang badan mencapai 2,75 meter dan bobot 600 - 900 kilogram.

Sementara Bupati Aceh Besar Mawardi Ali diwakili Kadisparpora Aceh Besar Ridwan Jamil mengapresiasi yang dilakukan PLN Aceh.

"Penyu akan punah jika tidak dijaga, karena itu semua pihak memiliki peran yang sama dalam menjaga ekosistem agar tetap seimbang," sebutnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Senior Manager SDM dan Umum, Yoserianto, Senior Manager Distribusi Eddi Saputra, Manajer UP3 Banda Aceh Heru Eriady, Manajer Komunikasi PLN UIW Aceh T Bahrul Halid, Asman CSR & PKBL PLN UIW Aceh Rahmad Ardiansyah dan Asisten Manajer Manajemen Stakeholder Mukhtar Juned.

(MHD/EAL)

Baca Juga

Rekomendasi