Kadisbudpar Lepas Keberangkatan Tim Pangkotrad KPOTI Sumut

Kadisbudpar Lepas Keberangkatan Tim Pangkotrad KPOTI Sumut
Lepas keberangkatan Tim Pangkotrad KPOTI Sumut (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Pembentukan Pangkalan Olahraga Tradisional (Pangkotrad) di Sumatera Utara secara resmi dimulai. Pemprov Sumut melalui Kepala Dinas Kebudayaan & Pariwisata Zumri Sulthony menilai, Pangkotrad bisa berbicara banyak di kancah internasional.

"Dinas Kebudayaan dan Parawisata Sumatera Utara sangat mengapresiasi dan mendukung penuh langkah KPOTI Sumut mewujudkan Pangkotrad di 5 zona kabupaten/kota di Sumut," kata Zumri saat pelepasan Tim Pangkotrad KPOTI Sumut, Rabu (29/9) di Kantor Disbudpar Sumut.

Hadir dalam pelepasan itu Ketua Umum KPOTI Sumut Agustin Sastrawan Harahap didampingi Sekretaris Fahri Anantha Pane serta Kabid Seni Budaya dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Disbudpar Sumut Helidawati dan Kasi Perfileman dan Ekonomi Kreatif Suprianto.

Dikatakan Zumri, Pangkotrad merupakan salah satu wujud dari pemajuan kebudayaan dan pariwisata yang ada di Sumatera Utara.

"Pangkotrad memiliki daya jual yang tinggi baik di kancah nasional maupun internasional. Karena apa, Pangkotrad ini akan mendongkrak nilai-nilai kearifan dan perekonomian lokal sehingga mampu menjadi pertahanan budaya kita," kata Zumri didampingi

Ketua Umum KPOTI Sumut, Agustin Sastrawan Harahap menjelaskan, pihaknya melakukan pembentukan Pangkotrad di 5 zona. Yakni Kabupaten Langkat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Toba dan Kabupaten Deliserdang.

"Dalam pembentukan Pangkotrad ini kita mengutus 15 orang sebagai instruktur dan dihadiri langsung oleh tiap-tiap utusan dari masing-masing desa di 5 zona kabupaten/kota di Sumut," kata Agustin.

Agustin yakin pembentukan Pangkotrad dapat memberikan solusi baru agar permainan rakyat dan olahraga tradisional tetap terjaga dan terus dilestarikan sampai ke tingkat desa.

"Sekaligus menggali kembali permainan yang khas dari masing-masing daerah sampai ke 33 kabupaten kota di Sumut," tandasnya.

Untuk lebih memahaminya, berikut data dan fakta terkait Pangkotrad:

-Pangkotrad merupakan singkatan dari Pangkalan Olahraga Tradisional yang menjadi bagian dari Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI).

-Di Provinsi Sumut, Pangkotrad diinisiasi pertama kali oleh Pengurus KPOTI Sumut.

-Pangkotrad punya 3 tiga ruang lingkup. Yakni Pangkotrad Sekolah yang berkedudukan di tiap sekolah, Pangkotrad Desa yang berkedudukan di tiap desa serta Pangkotrad wisata yang ada di tiap-tiap daerah tujuan wisata.

-Kegiatan yang ada dalam Pangkotrad ini yakni memainkan permainan rakyat dan olahraga tradisional seperti egrang, terompah, egrang batok, patok lele, tarik tambang, rangku alu dan ribuan permainan rakyat lainnya khas Sumut.

-Pangkotrad juga menjadi garda terdepan dalam pertahanan budaya yang dalam aktivitasnya turut menggali, mendata, menggali, memasalkan, melestarikan dan membumikan permainan rakyat & olahraga tradisional.

-Pangkotrad membantu pemerintahan desa dalam melakukan pendataan dan pengembangan kearifan lokal.

-Pangkotrad menjadi central bermain anak-anak dengan permainan rakyat & olahraga tradisional sehingga tidak melulu bermain gadget atau smartphone.

(RZD)

Baca Juga

Rekomendasi