Tapanuli Selatan Raih Rekor MURI Minum Kopi Kulit Manis

Tapanuli Selatan Raih Rekor MURI Minum Kopi Kulit Manis
Bupati Tapanuli Selatan, Dolly Pasaribu, memegang plakat rekor MURI di Adian Pardomuan, Kecamatan Sipirok, Sabtu (16/12). (Analisadaily/Hairul Iman Hasibuan)

Analisadaily.com, Sipirok - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk minum Kopi Arabica Sipirok Kulit Manis, sebanyak 4000 cup di Adian Pardomuan, Kecamatan Sipirok, Sabtu (16/12).

Bupati Tapsel, Dolly Pasaribu mengatakan, kopi yang dikonsumsi ditanam di tanah Tapsel dan dirawat petani-petani. Minum kopi tersebut tidak dilakukan di kantor pemerintahan saja namun juga di lopo (warung kopi) berbagai pelosok desa.

"Kopi yang diminum adalah kopi masyarakat sendiri, bukan kopi-kopi komersil, maupun pabrikan besar dari luar, tujuannya, guna medorong kesejahteraan ekonomi masyarakat khususnya bagi petani Kopi Arabika Sipirok," ujar Dolly.

Dia berharap, acara yang luar biasa seperti ini tidak hanya sampai disini saja, namun dapat terus ditingkatkan kedepan. Hari ini begitu bangga, meski syarat 4000 cup saja sudah cukup, tapi bisa disediakan 6000 cup karena yakin, masyarakat Tapsel mendukung petaninya untuk maju.

Dewan Kopi Indonesia wilayah Sumatera Utara, Ujianna Sianturi, menyampaikan kehadirannya di Sipirok untuk menindaklanjuti kerja sama bersama Bupati Tapsel saat di Internasional Coffe Day PRSU bulan lalu.

"Kami juga membangun konsolidasi bersatunya para pelaku UMKM kopi yang ada di Tapsel," kata Ketua Umum Asosiasi UMKM Sumut itu.

Kadis Perdagangan Koperasi dan UKM, Novita Sari Wahyuni, melaporkan festival kopi ini dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 16 sampai 17 Desember 2023, dengan jumlah stand sebanyak 22 unit.

(HIH/CSP)

Baca Juga

Rekomendasi