Pansus LKPJ Rekomendasikan ke Walikota, Skala Prioritas Perbaikan Pembangunan Kota Medan agar Lebih Kondusif

Pansus LKPJ Rekomendasikan ke Walikota, Skala Prioritas Perbaikan Pembangunan Kota Medan agar Lebih Kondusif
Pansus LKPJ Rekomendasikan ke Walikota, Skala Prioritas Perbaikan Pembangunan Kota Medan agar Lebih Kondusif (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan menggelar rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka penyampaian rekomendasi hasil pembahasan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 ke Walikota Medan, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Medan, Selasa (28/4/2026).

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Medan Drs Wong Cun Sen itu turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Medan Rajudin Sagala dan Hadi Suhendra, Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jajaran Pemko Medan serta para anggota DPRD Medan yang difasilitasi Plt Sekwan DPRD Medan Erisda Hutasoit.

Sebelum rekomendasi disampaikan ke Walikota Medan, Wakil Ketua DPRD Medan Rajudin Sagala lebih dulu membacakan isi rekomendasi dari hasil laporan pembahasan Pansus yang diterima Senin (27/4/2026) dari Pansus LKPJ. Pansus menyimpulkan masih banyak hal yang perlu disikapi oleh Pemko Medan.

Untuk itu, pada kesempatan itu, Rajudin Sagala menekankan agar Pemko Medan segera menyikapi laporan Pansus sekaligus menindaklanjuti melakukan perubahan agar Kota Medan lebih baik lagi. Rekomendasi DPRD kiranya dijadikan Pemko Medan sebagai acuan peningkatan keberhasilan Pemko Medan dalam mewujudkan masyarakat Kota Medan yang kondusif.

"Rekomendasi ini kiranya dijadikan pedoman untuk skala prioritas dalam upaya peningkatan pembangunan. Rekomendasi daoat memberi manfaat sebesar besarnya bagi seluruh masyarakat Kota Medan," ungkap Rajudin.

Dalam rekomendasi itu, Rajudin menyoroti seluruh OPD jajaran Pemko Medan. Memberikan kritik, saran dan masukan untuk dilakukan perbaikan lebih baik.

Sehari sebelumnya, Ketua Pansus LKPJ DPRD Medan Drs Godfried Efendi Lubis MM telah menyampaikan laporan hasil pembahasan Pansus ke pimpinan DPRD Medan. Dalam laporannya disebutkan Walikota Medan Rico Waas dinilai gagal memimpin Kota Medan menjalankan pembangunan lebih baik.

Menurutnya, ada beberapa indikator kegagalan Rico Waas memimpin Kota Medan yakni isa gagal mengatasi banjir. Bahkan, begitu amburadulnya manajemen penanganan pasca bencana. Kemudian, masalah inflasi dan masalah pengangguran belum bisa juga diatasi. Dan yang paling parah soal tindak kriminal yang tinggi seperti begal, tawuran, narkoba sampai saat ini belum bisa diatasi.

Bahkan, Godfried menilai kepemimpinan Rico Waas belum bisa menunjukan seorang pemimpin yang berwibawa, tidak memiliki kharisma. "Rico Waas tidak bisa bekerja hanya standar saja. Di Medan ini dibutuhkan pemimpin yang seharusnya nilai 8 ke atas," ungkap Godfried.

Ditambahkan Godfried, hingga saat ini inovasi dan terobosan tidak ada yang nampak di permukaan. "Dia hanya mengikuti kebijakan kebijakan lama, tidak ada idenya yang cemerlang," paparnya.

Buktinya saja, kata Godfried upaya mengatasi pengangguran, kemiskinan, permasalahan persampahan dan banjir selalu mengemuka dari masyarakat. "Kita tetap saja banyak menerima keluhan warga saat Sosper. Namun hingga saat ini belum ada solusinya," imbuhnya.

Sementara itu masih dalam rapat paripurna, Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas usai menerima langsung rekomendasi DPRD Kota Medan terhadap LKPJ Tahun Anggaran 2025 menyampaikan apresiasi mendalam kepada Panitia Khusus (Pansus) dan seluruh jajaran perangkat daerah yang telah bekerja keras menuntaskan pembahasan dokumen LKPJ.

Dirinya mengakui, proses pembahasan LKPJ diwarnai dengan dinamika yang konstruktif. Namun baginya, hal tersebut adalah bukti nyata komitmen dan sinergi antara Pemko Medan dan DPRD dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas.

"Dinamika dalam pembahasan harus kita maknai sebagai bentuk sinergi untuk perbaikan ke depan. Rekomendasi berupa catatan strategis, saran, dan koreksi ini akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pedoman kami untuk meningkatkan kinerja pemerintahan kedepan," kata Rico Waas yang hadir didampingi Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman.

Secara garis besar, Rico Waas menggarisbawahi dua hal utama dalam penetapan Keputusan DPRD Kota Medan, pertama yakni, sebagai bahan evaluasi strategis. Catatan dari anggota dewan mencakup urusan desentralisasi, tugas pembantuan, hingga tugas umum pemerintahan akan diintegrasikan ke dalam kebijakan mendatang.

Lalu kedua, penetapan rekomendasi ini, lanjut Rico Waas lagi, semakin mempertegas hubungan kemitraan yang erat demi mencapai kualitas tata kelola pemerintahan yang lebih bersih dan efisien.

"Dengan semangat kebersamaan dan komitmen kuat, kami optimis mampu mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,"ujar Rico Waas.

(MC/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi