Pembangunan Pipa Gas, Segmen SKG Belawan-Labuhan Batu Mulai Dikerjakan

Pembangunan Pipa Gas, Segmen SKG Belawan-Labuhan Batu Mulai Dikerjakan
pekerja sedang melakukan frist welding pada pipa gas proyek strategis nasional milik ESDM, Rabu (29/4/2026). (Analisadaily/arifinĀ )

Analisadaily.com, Kisaran - Proyek pembangunan pipa transmisi gas segmen Stasiun Kompresor Gas (SKG) Belawan hingga Labuhan Batu yang digagas oleh Kementerian ESDM resmi mulai dikerjakan. Proyek ini ditargetkan selesai pada Oktober 2027.

Peresmian pembangunan ditandai dengan pelaksanaan first welding yang dihadiri oleh Imoda selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Kementerian ESDM, Prof. Bagus Budianto sebagai Project Manager tenaga ahli, serta Yallbert Kudus selaku tenaga ahli PPK, di Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan, Rabu (29/4).

"Ini merupakan proyek first welding untuk pembangunan transmisi pipa gas dari Belawan hingga Labuhan Batu dengan panjang sekitar 542 kilometer, yang merupakan bagian dari proyek Dumai-Seimangke (Dusem) segmen pertama," ujar Imoda didampingi sejumlah tenaga ahli.

Ia menambahkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikelola langsung oleh Kementerian ESDM.

Sementara itu, Prof. Bagus Budianto menjelaskan bahwa jaringan pipa gas ini nantinya akan terhubung dari Belawan hingga Surabaya. Namun, saat ini masih terdapat jalur yang belum tersambung, khususnya dari Belawan ke Duri. "Karena itu, proyek ini dikerjakan untuk memastikan jaringan pipa gas dapat tersambung dari Belawan hingga ke Pulau Jawa,"jelasnya.

Menurut Bagus, jika jaringan pipa gas ini terhubung antarwilayah, maka ketahanan energi Indonesia akan semakin kuat. "Ini sangat penting, ibarat jalan tol energi. Nantinya di setiap daerah yang dilalui pipa gas akan ada titik distribusi menuju kota-kota untuk kebutuhan bahan bakar industri yang lebih murah," ujarnya.

Terkait waktu pengerjaan, Bagus menyebutkan bahwa proyek ini diperkirakan selesai dalam waktu dua tahun. "Kami menargetkan pekerjaan ini selesai pada Oktober 2027. Mengingat panjang pipa mencapai lebih dari 541 kilometer, dan setiap meter harus digali cukup dalam, maka pengerjaannya membutuhkan waktu yang cukup lama," tambahnya.

Untuk wilayah Kabupaten Asahan sendiri, panjang pipa yang akan dibangun mencapai sekitar 126 kilometer. "Proyek Dusem ini memiliki total panjang sekitar 541 kilometer yang terbagi menjadi dua segmen. Saat ini kita berada di segmen pertama dengan pelaksanaan first welding," tegas Yallbert Kudus.

Baca Juga

Rekomendasi