Ratusan Pendeta Padati Paskah PSPI Medan, Pdt Rajamin Sirait Serukan Yesus Batu Penjuru Kehidupan

Ratusan Pendeta Padati Paskah PSPI Medan, Pdt Rajamin Sirait Serukan Yesus Batu Penjuru Kehidupan
Ratusan Pendeta Padati Paskah PSPI Medan, Pdt Rajamin Sirait Serukan Yesus Batu Penjuru Kehidupan (analisadaily/istimewa)

Analisadaily.com,Medan – Suasana penuh semangat dan kebangkitan mewarnai Perayaan Paskah PSPI-Raya DPC Kota Medan yang digelar di STT Sumatera, Jalan Sei Babalan, Medan, Selasa (28/4/2026). Lebih dari 300 pendeta se-Kota Medan memadati lokasi acara dalam momentum rohani yang menggugah persatuan gereja dan kepedulian terhadap pembangunan daerah.

Dalam ibadah tersebut, Pdt Rajamin Sirait, SE menyampaikan khotbah yang menegaskan makna Kisah Para Rasul 4:11, “Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan, yaitu kamu sendiri, namun Ia telah menjadi batu penjuru.”
Ia menguraikan dalam sebuah bangunan, batu penjuru adalah penentu arah, keseimbangan, dan kekuatan seluruh bangunan. Jika batu penjuru salah diletakkan, maka bangunan akan bermasalah. Demikian pula dalam kehidupan manusia, apabila Kristus tidak dijadikan dasar utama, maka kehidupan akan mudah goyah.
“Dunia pernah menolak Yesus, tetapi justru Dia yang menjadi dasar keselamatan dan harapan umat manusia. Karena itu para hamba Tuhan dan anak-anak Tuhan harus menjadikan Kristus sebagai pusat pelayanan, keluarga, dan kehidupan,” ujar Pdt Rajamin Sirait.
Seperti tema acara tersebut: "Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." (Kisa Para Rasul 4:12).

Ketua PSPI-Raya DPC Kota Medan, Pdt Parlin Purba, SH, MH, MTh, menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap perayaan Paskah ini semakin memotivasi para pendeta dan umat Tuhan untuk tetap giat, bersemangat, serta menjadi saksi Kristus dan surat terbuka di tengah masyarakat.
“Kami bersyukur kegiatan ini dapat mempererat persaudaraan para pendeta sekaligus membangkitkan semangat pelayanan agar terus membawa terang Kristus di Kota Medan,” katanya.
Wali Kota Medan yang diwakili Kadis Damkar Pemko Medan Wandro Abadi Agnellus Malau, SSTP, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran para pendeta untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Medan dalam menciptakan situasi kehidupan beragama yang kondusif serta mendukung program pembangunan daerah.
Ia juga berharap para pemimpin gereja dapat menyampaikan imbauan positif kepada jemaat agar mendukung pembangunan Kota Medan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas.
“Berita kasih yang disampaikan di gereja akan mendorong warga gereja ikut berpartisipasi dalam pembangunan Kota Medan, baik secara langsung maupun tidak langsung,” ujarnya.
Acara turut dihadiri Kapolrestabes Medan yang diwakili Wakapolsek Medan Baru AKP Charles Siregar, perwakilan Kandepag Medan, para pimpinan gereja, para pendeta, Bishop GKP Pdt EJ Hutahaean, SH, MMin, serta Sekretaris PSPI Kota Medan Pdt Dr P Sirait.
Perayaan Paskah berlangsung khidmat, penuh sukacita, dan menjadi momentum memperkuat persatuan gereja serta semangat pelayanan di tengah masyarakat Kota Medan. (js)

(NAI)

Baca Juga

Rekomendasi