Sistem Kelistrikan Sumatera Berangsur Pulih, PLN Lakukan Penormalan Layanan Hingga ke Masyarakat (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Pekanbaru - PT PLN (Persero) mengumumkan bahwa sistem kelistrikan di wilayah Sumatra kini telah berangsur pulih pascagangguan meluas yang sempat terjadi pada jaringan transmisi interkoneksi Sumatra.
Hingga Minggu (24/5) pukul 06.00 WIB, PLN berhasil menormalkan kembali 176 gardu induk yang terdampak, sehingga pasokan listrik ke pelanggan dapat kembali disalurkan secara bertahap.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, meninjau langsung kesiapan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tenayan di Pekanbaru, Riau, pada Minggu (24/5). Ia menegaskan bahwa seluruh proses pemulihan telah dilakukan secara intensif sejak awal terjadinya gangguan pada Jumat (22/5).
Dalam upaya pemulihan ini, PLN bersinergi dengan Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan di daerah untuk melakukan penormalan bertahap, mulai dari sistem pembangkit, jaringan transmisi, gardu induk, hingga ke jaringan distribusi ke rumah-rumah warga.
"Alhamdulillah, berkat kerja keras tanpa henti seluruh personel di lapangan serta dukungan dari Kementerian ESDM dan berbagai pihak di Daerah, sistem kelistrikan Sumatra kini telah kembali normal. Pelanggan yang sempat terdampak saat ini kembali mendapatkan pasokan listrik secara bertahap," ujar Darmawan.
Darmawan menjelaskan bahwa proses pemulihan ini sangat mengedepankan aspek keamanan serta keandalan sistem kelistrikan.
Penyambungan Jaringan: Langkah awal dimulai dengan menghubungkan kembali jaringan transmisi Sumatra yang sempat terganggu.
Sinkronisasi Pembangkit: Setelah jaringan terhubung, PLN melanjutkan proses penyalaan pembangkit listrik secara bertahap.
Penyaluran Daya: Daya listrik dari pembangkit kemudian dimasukkan ke dalam sistem transmisi Sumatra untuk dialirkan kembali kepada masyarakat.
Di akhir peninjauannya, Darmawan turut menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh warga Sumatra atas kesabaran mereka selama masa perbaikan.
"Kami menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung," tutup Darmawan.
(JW/RZD)