Gerak Cepat Tangani Pohon Tumbang, Binsar Simarmata Usul Tempatkan Mobil dan Petugas DLH di Setiap Kecamatan

Gerak Cepat Tangani Pohon Tumbang, Binsar Simarmata Usul Tempatkan Mobil dan Petugas DLH di Setiap Kecamatan
Binsar Simarmata (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan – Kota Medan dan sekitarnya belakangan ini sering dilanda cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir. Kondisi ini tentu saja berdampak terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir di sejumlah ruas jalan akibat luapan air, tidak terkecuali pohon tumbang hingga pemadaman listrik.

Seperti diketahui, dampak dari angin kencang tersebut telah menumbangkan pohon di pinggir jalan seperti di persimpang Jalan Brigjend Katamso, Jalan Pemuda, kawasan Jalan Balam (Sei Sikambing), Jalan Kapten Maulana Lubis di depan kantor Wali kota Medan dan DPRD Medan, Jalan Gatot Subroto yang menumbangkan pohon berukuran besar, jalan Mahkamah / Simpang Mesjid Raya yang menimpa tiga rumah hingga mengakibatkan korban luka-luka yang langsung dievakuasi ke rumah sakit oleh Wali Kota Medan, Jalan Bromo Ujung dan Medan Denai yang juga menimpa rumah warga hingga menyebabkan kerusakan parah pada bagian atapnya.

Dengan kondisi tersebut anggota DPRD Medan Binsar Simarmata SS, MM minta kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan agar sigap menyingkirkan pohon-pohon yang tumbang itu.

Jangan sampai pohon yang tumbang ke badan jalan mengganggu arus lalu lintas warga yang ingin melintas. Begitu juga dengan pohon tumbang yang menimpa rumah warga membuat warga terganggu, jika lama ditangani.

"Menurut penilaian saya, pengalaman pohon tumbang di Kota Medan ini, pihak Dinas Lingkungan Hidup tidak sanggup menanganinya. Apalagi pohon tumbang itu tidak hanya terjadi di satu tempat saja jika badai menyerbu Kota Medan," tegas politisi Perindo yang duduk di Komisi II DPRD Medan itu.

Oleh karena itu, lanjut Sekretaris Fraksi PAN-Perindo DPRD Kota Medan itu, DLH Medan harus menyiapkan satu unit mobil, sumber daya manusia (SDM) lengkap dengan peralatannya di setiap kecamatan. Medan yang memiliki 21 kecamatan, tentunya dibutuhkan 21 unit mobil plus petugas dan peralatannya.

"Jadi begitu ada insiden pohon tumbang, petugas bisa segera turun untuk membersihkannya di lapangan," pungkasnya.

(MC/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi