Analisadaily.com, Kisaran - Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Kabupaten Asahan dimeriahkan dengan pertandingan Fun Match antara Ikatan Alumni Universitas Asahan (Iluni UNA) FC melawan Anak Harimau (Hamas) FC. Pertandingan digelar di Stadion Mutiara Kisaran, Rabu (15/7/2026).
Laga berlangsung dalam suasana keakraban, sportivitas, dan kebersamaan. Tim Iluni UNA FC diperkuat sejumlah alumni Universitas Asahan. Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Iluni UNA FC tampil dominan. Tim alumni itu unggul 2-0 hingga turun minum. Memasuki babak kedua, tim Iluni UNA FC kembali menguasai jalannya pertandingan dan menambah dua gol lagi.
Iluni UNA FC menutup pertandingan dengan kemenangan 4–0 atas Hamas FC. Keempat gol tersebut dicetak oleh Bima Sumantri. Meski berstatus pertandingan persahabatan pada turnamen HUT Bhayangkara ke-80 laga ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir menyaksikan langsung di stadion. Pertandingan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Usai pertandingan, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyerahkan piala kepada para juara Turnamen Sepak Bola HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Penyerahan piala merupakan bentuk apresiasi kepada seluruh peserta atas semangat sportivitas, kerja sama, dan partisipasi selama pelaksanaan turnamen.
"Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi tentang kebersamaan dan sinergitas antara Forkopimda dengan masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus mempererat silaturahmi kita," ujar Bupati Asahan.
Manajer Iluni UNA FC, Zainal Arifin Siagian, menyampaikan kesan positifnya usai laga.
"Kami sangat bangga bisa bermain bersama dan melawan Hamas FC. Pertandingan ini menunjukkan bahwa olahraga bisa menjadi jembatan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Meski menang 4-0, yang paling penting adalah pesan kebersamaan dan sportivitas yang kita bawa di HUT Bhayangkara ini," katanya.
Ia juga berharap kegiatan serupa terus digelar. "Harapannya ke depan Forkopimda dan masyarakat bisa lebih sering berkolaborasi lewat olahraga. Selain menyehatkan, ini juga jadi ruang dialog dan mempererat sinergitas membangun Asahan," tambahnya.
Panitia menyebut kegiatan ini menjadi sarana memperkuat sinergitas antara Forkopimda Kabupaten Asahan, peserta turnamen, dan masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.











