Salman Alfarisi Kutuk Penipuan Talenta Muda di Kualanamu: Jangan Hancurkan Mimpi Anak-Anak Kita (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Salman Alfarisi, mengutuk keras dugaan penipuan terhadap puluhan anak yang hendak mengikuti Liga Top Skor Indonesia dan harus mengalami kekecewaan setelah tiba di Bandara Internasional Kualanamu.
Menurut Salman, peristiwa tersebut bukan sekadar persoalan kerugian materi. Ada mental anak-anak yang terpukul, ada harapan yang runtuh, dan ada mimpi yang nyaris dirampas oleh ulah orang yang tidak bertanggung jawab.
“Ini bukan hanya soal uang. Anak-anak ini datang membawa mimpi dan harapan untuk menunjukkan bakatnya. Mereka sudah berlatih dan mempersiapkan diri, tetapi justru harus menghadapi kenyataan pahit seperti ini. Saya mengutuk keras tindakan penipuan tersebut,” ujar Salman kepada wartawan di Medan, Selasa (28/07/2026)
Salman berharap pengalaman pahit itu tidak membuat anak-anak kehilangan kepercayaan diri dan berhenti mengejar cita-cita. Ia meminta para orang tua ke depan lebih berhati-hati terhadap berbagai tawaran kompetisi, seleksi, maupun pembinaan olahraga. Setiap informasi dan tahapan kegiatan harus dipastikan dengan jelas, termasuk penyelenggara, agenda, lokasi, hingga kepastian keikutsertaan.
“Kita harus belajar dari kejadian ini. Pastikan setiap kegiatan benar-benar jelas dan dapat diverifikasi. Jangan sampai niat tulus orang tua mendukung mimpi anak justru dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” katanya.
Salman juga mendesak aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut dan memburu pelaku yang tega melakukan penipuan terhadap anak-anak dan keluarganya.
“Saya meminta kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini. Jika terbukti melakukan penipuan, pelakunya harus diproses sesuai hukum. Jangan sampai ada korban berikutnya,” tegasnya.
Di sisi lain, Salman meminta perhatian Gubernur Sumatera Utara beserta jajaran untuk hadir membantu memulihkan semangat dan kepercayaan diri anak-anak yang menjadi korban.
“Mereka adalah talenta-talenta muda Sumatera Utara. Jangan biarkan satu kejadian buruk mematikan mimpi mereka. Pemerintah harus hadir, memberikan penguatan dan memastikan anak-anak ini kembali bangkit untuk mengejar cita-citanya,” pungkas Salman.
(NAI/NAI)











