Zulhas Lepas Ekspor 40 Ton Terasi Asahan ke Thailand, Yahdi : Kehadiran Ketum PAN Perkuat Konsolidasi Partai (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Batubara - Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kabupaten Asahan menembus pasar internasional. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melepas ekspor perdana 40 ton terasi atau belacan ke Thailand, Sabtu (24/10/2026), sekaligus mendorong penguatan ketahanan pangan dan produktivitas pertanian di Sumatera Utara.
Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Asahan dan Batu Bara itu, Zulhas juga meluncurkan program bantuan pangan beras, meninjau panen raya padi, serta menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani.
Ekspor terasi tersebut menjadi peluang bagi UMKM Asahan untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah produk olahan hasil laut. Namun, perluasan pasar itu perlu diikuti peningkatan kapasitas produksi, kualitas produk, dan keberlanjutan usaha agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh pelaku UMKM dan masyarakat setempat.
Zulkifli Hasan yang didampingi Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengatakan pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan sebanyak satu juta ton beras bagi 33,2 juta keluarga yang masuk kelompok desil 1–4 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan untuk periode Oktober hingga Desember 2026 itu dialokasikan sebanyak 10 kilogram beras per keluarga setiap bulan. Penyalurannya dirapel sehingga setiap keluarga penerima mendapatkan total 30 kilogram beras.
Selain bantuan pangan, pemerintah menyiapkan satu juta ton beras murah melalui Perum Bulog untuk membantu mengatasi kenaikan harga di pasaran. Di Sumatera Utara, beras tersebut direncanakan dijual dengan harga Rp13.100 per kilogram.
Petani Keluhkan Pupuk dan Irigasi
Di Kabupaten Batu Bara, tepatnya Desa Durian, Kecamatan Sei Balai, Zulhas menghadiri panen raya padi dan berdialog dengan kelompok tani. Dalam pertemuan tersebut, petani menyampaikan sejumlah persoalan yang masih menghambat produktivitas, mulai dari keterbatasan pupuk bersubsidi, kerusakan saluran irigasi sekunder, hingga kebutuhan pembangunan bendungan pengendali banjir.
Keluhan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan produksi pertanian tidak cukup hanya mengandalkan bantuan alat. Ketersediaan pupuk, kelancaran distribusi air, serta infrastruktur pengendalian banjir juga menentukan keberhasilan petani dalam mempertahankan hasil panen.
Zulhas menekankan pentingnya dukungan sarana produksi dan pengelolaan air untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan bantuan mesin perontok padi (power thresher) dan pompa air kepada kelompok tani penerima manfaat.
Penerima bantuan antara lain Kelompok Tani Melati di Desa Sukaramai, Kelompok Tani Tani Mulia di Desa Sei Balai, serta Kelompok Tani Maju Bersama di Desa Kwala Sikasim.
Petani berharap bantuan tersebut diikuti langkah konkret untuk memperbaiki saluran irigasi, memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi, dan mengatasi ancaman banjir. Dengan demikian, bantuan pemerintah tidak berhenti pada penyerahan peralatan, tetapi benar-benar berdampak terhadap peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.
Yahdi: Momentum Perkuat Konsolidasi PAN
Selain agenda pemerintahan, Zulkifli Hasan yang juga menjabat Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) membuka PAN Sumut Fest di Lapangan Hoki Kisaran, Kabupaten Asahan. Ia juga memimpin rapat koordinasi dan pengukuhan relawan DPD PAN Kabupaten Batu Bara di Singapore Land Hotel, Kecamatan Sei Balai.
Ketua Fraksi PAN DPRD Sumatera Utara, Yahdi Khoir Harahap, mengatakan sedikitnya 1.500 kader dan relawan dari berbagai kecamatan dikerahkan untuk mendukung kegiatan temu kader dan relawan di Batu Bara.
Menurut Yahdi, kehadiran Ketua Umum PAN menjadi suntikan moral sekaligus momentum memperkuat soliditas dan konsolidasi organisasi hingga tingkat desa dan kelurahan.
“Kehadiran Ketua Umum di Asahan dan Batu Bara menjadi suntikan moral dan momentum penting bagi kami di daerah. Kami berkomitmen memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kelurahan dan desa,” ujarnya.
Yahdi menambahkan, PAN Sumut menargetkan perolehan tiga kursi DPR RI dan 12 kursi DPRD Provinsi Sumatera Utara pada Pemilu 2029. PAN juga berupaya memperkuat keterwakilan di DPRD kabupaten/kota.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Fraksi PAN Nasril Bahar, Anggota Komisi III DPR RI Slamet Ariyadi, Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Dedy Irawan, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, Wakil Bupati Asahan Rianto, Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian, serta Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam memperluas pasar produk UMKM, menjaga stabilitas harga pangan, serta meningkatkan produktivitas pertanian. Tantangan berikutnya adalah memastikan setiap program ditindaklanjuti secara konsisten agar manfaatnya benar-benar dirasakan pelaku usaha, petani, dan masyarakat.
(NAI/NAI)











