Sabam Rajagukguk Siapkan 20 Ribu Bibit Kopi untuk Petani Samosir

Sabam Rajagukguk Siapkan 20 Ribu Bibit Kopi untuk Petani Samosir
Sabam Rajagukguk Siapkan 20 Ribu Bibit Kopi untuk Petani Samosir (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Samosir - Anggota DPR RI Sabam Rajagukguk menyatakan komitmennya mendukung pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Samosir. Salah satu bentuk dukungan awal yang disiapkan yakni rencana penyaluran 20 ribu bibit kopi bagi petani untuk memperkuat pengembangan komoditas perkebunan unggulan daerah.

Komitmen tersebut disampaikan Sabam saat menghadiri pelantikan sembilan Pengurus Anak Cabang (PAC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) se-Kabupaten Samosir yang dirangkai dengan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC HKTI Samosir di Aula Manihuruk, Jumat (6/11/2026).

Sabam menegaskan, pembangunan pertanian tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi dan hasil panen, tetapi harus mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

Hasil pertanian, menurutnya, menjadi sumber utama pembiayaan kebutuhan keluarga, pendidikan anak, kesehatan hingga modal usaha untuk kembali bertani.

Ia mendorong sembilan PAC HKTI yang baru dilantik agar aktif mendampingi dan memperjuangkan kebutuhan petani, termasuk akses pupuk, penyuluhan, pembiayaan, bantuan pertanian serta program pemberdayaan pemerintah.

Sabam juga membuka ruang pendampingan dan membantu pengurusan dokumen yang diperlukan untuk mendukung program pertanian melalui pemerintah pusat.

Ia menilai dukungan anggaran pemerintah, perbankan dan BUMN perlu dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat produktivitas dan kesejahteraan petani.

Sementara itu, Wakil Bupati Samosir sekaligus Ketua DPC HKTI Samosir, Ariston Tua Sidauruk, menyebutkan penguatan organisasi hingga sembilan kecamatan merupakan langkah strategis untuk memperluas wadah perjuangan aspirasi petani.

Ariston berharap HKTI menjadi rumah bagi petani untuk berdiskusi, berkolaborasi dan mencari solusi atas berbagai persoalan pertanian.

Samosir memiliki potensi besar pada komoditas jagung, kopi dan peternakan yang perlu dikembangkan melalui kemitraan, akses pemasaran, pemanfaatan teknologi serta regenerasi petani.

Ketua Harian II DPD HKTI Sumatera Utara Rafriandi Nasution turut mendorong HKTI Samosir menetapkan minimal satu komoditas unggulan yang berpotensi menembus pasar ekspor.

Menurutnya, posisi Samosir sebagai kawasan pariwisata super prioritas menjadi peluang untuk mengembangkan pertanian yang memiliki daya saing hingga pasar internasional.

Ia berharap pengurus DPC dan PAC mampu membangun program kolaboratif, meningkatkan kualitas produk serta memastikan bantuan pertanian dimanfaatkan secara optimal.

Melalui penguatan kelembagaan HKTI dan dukungan berbagai pihak, sektor pertanian Samosir diharapkan semakin produktif, berdaya saing dan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani. (TN)

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi