Dari Safari Ramadan IPERISS

Masjid di Samosir Butuh Perhatian

Samosir, (Analisa). Selama sepekan Ikatan Persaudaraan Islam Samosir dan Sekitarnya (IPERISS), menggelar Safari Ramadan ke tujuh masjid yang ada di Kabupaten Samosir, 22-29 Juni 2015. Salah satu catatan Tim Safari Ramadhan, umumnya sarana prasarana masjid di Samosir masih minim dan butuh perhatian.

Demikian diungkapkan Ketua IPERISS H. Alifdin Sihotang didampingin Ketua Safari Ramadhan IPERISS Ferry Simbolon, SPdI, MTh, kepada wartawan, Selasa (30/6).

Disebutkan Alifdin Sihotang, Tim Safari Ramadhan IPERISS, dilepas keberangkatanya oleh Penasehat IPERISS Prof Dr dr Aslim Sihotang, Sp M di Medan pada 22 Juni.

Tujuannya adalah mengunjungi 7 masjid yang ada di Kabupaten Samosir, yakni Masjid Nurul Iman di Sihotang, Masjid Nurul Huda di Harian, Masjid Al Ikhwan di Janji Martahan, Masjid Al Mubarokah di Holbung, Masjid Nurul Islam di Sukkean, Masjid Al Ikhlas di Simanindo, dan Masjid Al Hasanah di Pengururan.

Safari Ramadan IPERISS ke masjid-masjid yang ada di Samosir diisi dengan kegiatan silaturahim, buka puasa bersama dan ceramah tarawih diakhiri dengan pemberian bantuan kepada pengurus masjid, serta pembagian buku berjudul “Fiqih Ibadah” kepada para jamaah masjid. Setiap harinya, Tim Safari Ramadan IPERISS mengunjungi satu masjid.

Bantuan yang diberikan, kata Alifdin Sihotang, berupa aneka makanan untuk berbuka puasa bersama di masjid, 200 buku yang dibagikan kepada setiap kepala keluarga umat Islam di Samosir, berjudul Fiqih Ibadah. “Buku ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi umat Islam Samosir yang umumnya pengetahuan agamanya masih minim,” paparnya.

Ketua Safari Ramadan IPERISS Ferry Simbolon mengungkapkan, umumnya kondisi masjid yang mereka kunjungi minim sarana dan prasarana.

Baik kondisi tempat wudhu, perlengkapan sampai akses jalan.

“Bahkan ada masjid yang akses jalannya semua ditutupi ilalang sehingga kami tidak menyangka bahwa jalan tersebut adalah jalan menuju ke masjid,” ujarnya.

Beruntung, kata Ferry Simbolon, saat mereka berkunjung ke tujuh masjid tersebut, juga sedang berlangsung kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut. “Berkebetulan selama sebulan ada KKN mahasiswa UIN Sumut, setiap masjid diisi 15 mahasiswa, kehadiran mereka cukup berarti membantu umat Islam di sekitar masjid dengan sejumlah kegiatan,” ujarnya.

Karena itu Ferry Simbolon menyatakan mendukung agar universitas-universitas Islam yang ada di Medan untuk mengarahkan mahasiswanya ber-KKN ke daerah minoritas Islam, seperti di Samosir. (rel/sug)

()

Baca Juga

Rekomendasi