Iklab Raya Miliki Eksistensi di Medan

Medan, (Analisa). Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar La­bu­hanbatu (Iklab) Raya, Dr H Amarullah Nasution MBA diwakili Ketua Harian Drs H Mhd Fitriyus menyampaikan apresiasinya pada organisasi kedaerahan ini, karena me­miliki eksistensi yang sangat besar khu­sus­nya di Medan dan Sumatera Utara pada um­­­umnya.

Eksistensi itu ditunjukkan karena se­de­retan nama penting di Kota Medan dan Sumatera Utara adalah putra Labuhanbatu yang mem­berikan dedikasi serta pengabdi­annya untuk kemajuan dan kemakmuran ma­­­sya­rakat.

Demikian disampaikan Fitriyus pada bukan puasa bersama Keluarga Besar Iklab di kediaman Ketua Yayasan UISU yang juga tokoh Labuhanbatu, Prof DR. Ir. Zai­nuddin, MPd di Jalan Gurilla Medan, Kamis (23/6).

Disampaikannya, Iklab Raya tetap eksis di Kota Medan, bahkan saat ini hanya Iklab Raya sebagai satu-satunya orga­ni­sasi yang memiliki masjid Iklab yang sangat monu­mental dan berdiri megah di Jalan Djamin Ginting Medan.

Ini menunjukkan bahwa Iklab Raya hi­ngga saat ini masih tetap mengutamakan rasa ke­keluargaan dan silaturahmi bagi se­sama warga Labuhanbatu di perantauan dan selalu berupaya dapat memberikan kon­tribusi terbaiknya, kata Fitriyus.

Prof Zainuddin selaku tuan rumah dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi atas kehadiran segenap pengurus Iklab Raya berbuka puasa bersama di rumahnya. “Ini satu kehormatan dan meminta keseriusan pengurus dapat lebih meningkatkan silaturahmi sesama warga La­buhanbatu yang ada di perantaun,” ungkap­nya.

Penasihat Iklab Raya, Drs. H. Amansyah Nasution dalam sambutannya meng­harap­kan agar organisasi ini memiliki pro­gram yang matang dan terjadwal dalam setahun dan dilaksanakan secara rutin. Tujuannya, kata Armansyah agar silaturah­mi anggota Iklab Raya semakin kokoh mengingat warga Iklab Raya di Medan saat ini sudah mencapai ribuan orang yang mengabdi di berbagai bidang.

Seketaris Jenderal Iklab Raya, Rivai Nasution menjelaskan beberapa program pen­ting yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat guna semakin memperkokoh silatu­rahmi pengurus dan anggota adalah halal­bihalal dan tepung tawar calon jemaah haji dari Keluarga Besar Iklab Raya.

Dengan halalbihalal, kata Rivai keluarga besar Iklab akan saling memaafkan atas segala kesalahan yang terjadi sebelumnya. Dengan tepung tawar haji, lanjut dia sebagai rasa syukur karena ada anggota keluarganya di Iklab yang akan menyempurnakan rukun Islam kelima dan selalu didoakan semoga jadi haji yang mab­rur.

Ustaz H. Al Muttaqin Nasution dalam ta­­usiahnya menguraikan tentang pentingnya ijtihad bagi umat Islam, terutama dalam mene­gakkan kebenaran sesuai ajaran Alquran dan Hadis Nabi Muhammad SAW. “Ijtihad ini merupakan upaya berpikir dan memahami secara maksimal ajaran Allah untuk kebaikan umat,” kata Al Mutaqin.

Ustaz juga berharap kepada seluruh pen­gurus Iklab Raya untuk memperkuat sila­turahmi sesama anggota dan kepada sesama masyarakat. Menurut dia, Islam me­ngajarkan bahwa manusia harus menjaga dua hubungan penting yaitu, kepada Allah dan hubungan kepada sesama manusia.

Hadir dalam kesempatan itu beberapa tokoh Iklab Raya diantaranya Drs Mohd Fitriyus, Drs. Syahnan T Hasibuan, Drs. H. Mahmud Sagala, Drs. Yusuf Nasution, H Diam Siregar, Prof Dr Saidurrahman, Drs. H. Amansyah Nasution, ulama dan unda­ngan lainnya. (rmd)

()

Baca Juga

Rekomendasi