Penyelenggara Kegiatan Didesak Minta Maaf

Ormas Islam Kecam Pertunjukan Berbau LGBT

Binjai, (Analisa). Aliansi Ormas Islam me­nge­cam acara Safari FIF Grup di Gedung Lantai II Binjai Su­per Mall (BSM), Minggu (14/10). Mereka juga meminta penyelenggara, pe­lak­sana, dan fasilitator kegiatan, agar me­minta maaf secara terbuka kepada para ulama dan umat Islam se-Kota Binjai.

Pasalnya, dalam salah satu sesi acara, panita pelaksana kegiatan Safari FIF Grup justru dianggap memper­tontonkan pertun­jukan kese­nian berbau LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan trans­gender), karena meng­gunakan jasa waria sebagai model.

Hal itu terungkap dalam pertemuan anta­ra perwakilan pengurus lintas ormas Islam dan badan eksekutif maha­siswa (BEM) se-Kota Binjai, dengan Manajemen Binjai Super Mall, perwakilan FIF Grup, dan panitia pelaksana kegiatan (event organizer) Safari FIF Group, di Gedung Lantai IV Binjai Super Mall, Selasa (16/10).

Perwakilan ormas Islam yang hadir, meliputi Forum Umat Islam (FUI) Kota Binjai, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, Pemuda Muslim Indonesia Kota Binjai, Majelis Ilmu Binjai, Pengajian Islam Kaffah Kota Binjai, Binjai Sedekah Bersama, dan lain­nya.

“Kami marah dan mengu­tuk acara itu. Karena selain mempertunjukkan simbol ke­maksiatan, kami juga khawatir Kota Binjai menjadi sasaran azab Allah,” kata Ketua FUI Kota Binjai, Syaifullah Sa’a­ba.

Dalam pertemuan yang di­mediasi Kepala Unit Intelijen Keamanan (Kanit Intelkam) Polsek Binjai Timur, Aiptu Zul­kifli Panjaitan, sebagian besar perwakilan ormas Islam dan BEM mengaku kecewa dan merasa kecolongan de­ngan pelaksa­naan acara itu.

Apalagi mereka menilai, Safari FIF Grup yang dirang­kai dengan sejumlah kegiatan amal, memicu kemarahan umat Islam, kare­na terkesan dibuat diam-diam tanpa ada pemberitahuan awal kepada masya­rakat.

“Kami marah bukan karena tidak senang dengan BSM dan FIF Grup, tapi kami ma­rah karena acara itu tidak layak diper­tontonkan kepada pub­lik, karena berten­tangan de­ngan ajaran Islam,” ungkap Ketua Pengajian Islam Kaffah Kota Binjai, Surya Syahputra.

Terkait persoalan itu, Ali­ansi Ormas Isl­am Kota Binjai mendesak Manajemen Bin­jai Super Mall, FIF Grup, dan panitia pelaksana kegiatan Safari FIF Grup, agar segera meminta maaf secara terbuka kepada MUI dan masyarakat Kota Binjai, serta membuat kla­rifikasi melalui media massa.

 Sebaliknya, jika tuntutan itu tetap tidak diindahkan pe­nyelenggara, pihak panitia pelaksana, maupun fasilitator kegiatan Safari FIF Grup, mereka siap untuk menempuh jalur hukum.

“Permintaan kami, Mana­jemen BSM, FIF Grup, dan panitia pelaksana kegiatan Safari FIF Grup, menjadikan ini sebagai pem­belajaran. Se­hingga tidak ada lagi dite­mu­kan acara yang menampilkan simbol kemaksiatan di Kota Binjai,” kata Ketua GNPF Ulama Kota Binjai, Sani Ab­dul Fattah.

 Menyikapi kecaman itu, Perwakilan FIF Grup, Faza­ruddin menyatakan, per­min­taan maaf kepada masyarakat Kota Binjai, ter­utama umat Islam, atas ketidaknya­manan yang ditimbulkan akibat pelaksanaan kegiatan Safari FIF Grup di Kota Binjai.

Pihaknya, selaku penye­lengara, dan panitia pelaksana kegiatan berjanji, akan segera datang menemui pengurus MUI Kota Binjai, guna me­minta maaf, serta membuat klarifikasi terbuka kepada masyarakat melalui media massa.

“Pada dasarnya, kami tidak bermaksud membuat acara dengan konsep seperti itu. Se­bab, kegiatan ini hanya bagian dari upaya sosialisasi dan perkenalan produk FIF Grup,” jelasnya.

Meskipun demikian, dia mengaku akan menjadikan polemik itu sebagai pembela­jaran, dan selanjutnya siap berkoordinasi dengan MUI dan ormas Islam di Kota Bin­jai, ketika hendak membuat suatu acara.

Manajemen BSM selaku fasilitator ke­giatan Safari FIF Grup mengutarakan per­mo­hanan maafnya. Ke depan, mereka juga akan lebih selek­tif, terutama dalam mem­per­timbangkan pemberian fasi­litas tempat, jika ada pihak lain yang ingin menggelar kegiatan serupa.

“Sedikit pun kami tidak ber­niat kami melegalkan keberadaan komunitas terla­rang di Kota Binjai. Seba­liknya, kami justru berupaya membangun Kota Binjai menjadi lebih baik dan diri­dai Allah,” ucap Yohana, sa­lah seorang perwakilan Ma­najemen BSM. (wa)

()

Baca Juga

Rekomendasi