STIE IT&B Resmi jadi Institut Bisnis

INSTITUT Bisnis IT&B meng­ada­kan syukuran atas perubahan bentuk dari STIE Informasi Tekno­logi dan Bisnis (STIE IT&B) men­jadi Institut Bisnis IT&B. Dengan res­minya menyandang Institut Bisnis, hal ini membuk­tikan IT&B Medan menjadi satu-satunya seko­lah tinggi yang bisa menjadi institut dalam kurun waktu 12 tahun.

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Kopertis Wilayah I Sumatera Utara Profesor Dian Armanto, pada acara Inauguration Institut Bisnis IT&B Achievement and Appreciation Day di IT&B Cam­pus, Minggu (28/1).

"Saya kira ini satu-satunya se­ko­lah tinggi yang bisa menjadi ins­titut hanya dalam waktu 12 tahun. Ada sekolah tinggi yang lain itu sam­pai 30 tahun, ada yang 50 tahun," ujar Dian Armanto.

Dijelaskannya, IT&B Medan telah meme­nuhi syarat-syarat se­kolah tinggi untuk menjadi sebuah institut. Di antaranya adalah penam­bah­an program studi dan dosen.

"Selamat kepada IT&B, saya ya­kin ke depannya cita-cita kita sama, mem­bangun D4, S1, S2 dan S3 yang baik. Dan ini adalah satu-sa­­tu­nya institut bisnis di Sumut," ujar­­nya.

Pada acara itu, hadir pula Ang­gota DPR RI dr Sofyan Tan. Dalam sam­butannya, dia me­nga­takan pen­capaian itu adalah hal besar yang didapat Institut Bisnis IT&B.

"Bedanya sekolah tinggi men­jadi institut itu sangat signifikan. De­ngan demikian, IT&B sekarang bisa mengeluarkan ijazah sampai S2. Ini adalah lompatan besar dalam usia 12 tahun," katanya.

Berubahnya IT&B menjadi ins­titut, diharapkan dapat men­cip­ta­kan lulusan yang berkualitas. Me­nu­rutnya, hal tersebut adalah ja­wa­ban dalam menghadapi perkem­ba­ngan dunia saat ini.

"Kekayaan kita ini adalah ke­kayaan sempurna daripada ne­gara lain, tapi juga harus dileng­kapi dengan sumberdaya manusia. Ar­tinya, masyarakat Indonesia harus di­bekali ilmu pengetahuan tinggi yang nantinya berguna untuk me­ngolah sumber daya itu. Hara­pan ke depan, kita bisa menjual pari­­wi­sata. Untuk itulah ada program studi pariwisata/perhotelan, ke­wira­usa­haan, perdaga­ngan inter­na­­sional, bis­nis jasa dan sistem informasi di IT&B," ujarnya.

Ketua Pembina Yayasan Tunas An­dalan Nusa (TAN), Tansri Chan­dra menyampaikan bahwa sebagai warga negara Indonesia, kita harus membangun bangsa dan negara dengan cara meningkatkan pertum­buh­an ekonomi, investasi, mencip­ta­kan lapangan kerja, dan pada wak­tu yang bersamaan, ikut serta da­­lam menciptakan kesejahteraan sosial, dan ini hanya bisa dilakukan me­­lalui pendidikan. Pendidikan ada­lah jawaban atas segala sesuatu un­tuk mencapai tujuan tersebut, bah­wa manusia sebagai homo edu­kan­dum dan homo edukandus perlu perangkat pendidikan yang kokoh.

Selain acara syukuran, IB IT&B juga memberikan penghargaan ke­pada tim manajemen dan dosen yang sudah lama berdedikasi di IB IT&B, mahasiswa-maha­siswi ber­prestasi dan juga beasiswa untuk sis­wa-siswi SMA di kota Medan dan sekitarnya serta guru-guru un­tuk melanjutkan studi ke program strata satu dan strata dua di IB IT&B.

Turut hadir pada acara itu Ketua Ya­­yasan TAN, Rachmady Tanady, Ma­­naging Director IT&B, Dr. Agus Susanto Tan, Rektor IB IT&B, Ro­sita Bangun, tokoh masyarakat dan tokoh pen­didikan serta para do­sen dan mahasiswa. (rel/hendar tusmin)

()

Baca Juga

Rekomendasi