Dari Sepuluh Tempat di Dunia

Mawsynram, india Paling Sering Turun Hujan

ADA sejumlah tempat di dunia yang memiliki curah hujan sangat sedikit atau bahkan tidak ada sa­ma sekali. Keadaan itu membuat tempat tersebut sangat kering.

Namun kini ada tempat yang justru seba­liknya karena memiliki curah hu­jan tinggi sehingga men­jadikan sejumlah tempat di dunia ini sebagai paling sering turun hujan. Berikut beberapa tem­pat di dunia yang sering turun hujan:

1. Mawsynram, India

Tempat paling sering turun hu­jan di dunia adalah Mawsynram yang juga tempat paling sering turun hujan di India. Mirip dengan Cherrapunji, hampir tiada hari tanpa hujan di tempat ini.

Hanya terdapat selisih yang sangat tipis dengan Cherrapunji. Mawsynram memiliki curah hujan yang mencapai 11.871 se­tiap tahunnya.

Seringnya turun hujan bukan­nya membawa keberuntungan di Mawsynram. Suara hujan turun justru sangat mengganggu pende­ngaran. Untuk itulah rumah pen­duduk di Mawsynram mengguna­kan atap yang ditutupi dengan rumput untuk menyerap suara dari tetesan air hujan.

2. Cherrapunji, India

Selain Mawsynram, ternyata ada tempat di India yang masuk ke dalam daftar tempat paling se­ring turun hujan di dunia. Tem­pat tersebut bernama Cher­rapunji.

Bahkan telah diakui Buku Re­kor Guinness bahwa tempat ini adalah tempat yang paling sering turun hujan di dunia. Pada Agustus 1860 sampai Juli 1861, curah hujan­nya mencapai 26.471 mm.

Tapi meskipun begitu, curah hu­jan per tahun dari Cherrapunji ada­lah 11.777 mm. Seringnya tur­un hujan di Cherrapunji dise­bab­kan karena tingkat elevasi dan juga lokasinya yang membuat ting­kat kelembaban dan awan sering ber­kumpul di tempat tersebut.

3. Tutunendo, Kolombia

Sebuah desa kecil di Kolom­bia mendapat keuntungan dengan sering turunnya hujan. Desa terse­but adalah Tutunendo. De­ngan populasi kurang dari 1.000, dalam satu tahun, Tutunendo bi­sa meng­alami dua kali musim hujan. Inilah daerah yang paling sering turun hujan di Amerika Selatan.

Tutunendo memiliki curah hujan per tahun sebanyak 11.770 mm. Saking seringnya hujan, bahkan ketika musim panas saja desa ini seringkali turun hujan.

Pada Februari dan Maret yang harusnya masih musim panas, setidaknya bisa terjadi hujan sebanyak 20 kali per bulannya. Dekat dengan garis Ekuator dan Samudra Pacific menyebabkan tempat ini memiliki suhu yang panas dan lembab.

4. Cropp River, Selandia Baru

Tempat paling sering turun hujan berikutnya berada di Se­landia Baru. Tempat tersebut ada­lah sebuah sungai bernama Sungai Cropp. Curah hujan di sungai ini sangatlah tinggi dan menjadi tempat paling sering turun hujan di Australia.

Curah hujan di sungai Cropp bisa mencapai 11.516 mm setiap ta­hunnya. Pada 27 Desember 1989, sungai ini mendapat hujan deras sebanyak 758 mm hanya dalam waktu 24 jam.

Sungai Cropp memiliki lokasi yang berdekatan dengan Laut Tasman. Pernah di antara Oktober 1997 sampai Oktober 1998, curah hu­jan di Sungai Cropp mengalami pe­ningkatan yang signifikan men­capai 18.413 mm.

5. San Antonio de Ureca, Pulau Biko

Jika Debundscha adalah tem­pat paling sering turun hujan kedua di Afrika, lalu berikutnya adalah San Antonio de Ureca. Adalah sebuah kota yang berada di Pulau Biko, dekat dengan garis pantai Kamerun.

Tiap tahunnya hampir selalu terjadi hujan deras di San Antonio. Dengan curah hujan per tahun yang mencapai 10.450 mm, di­tam­bah dengan kelembaban laut se­hingga membuat awan se­perti terperangkap di tempat ini. San An­tonio berhadapan lang­sung de­ngan Samudra Atlantic dan berada dekat dengan garis Ekuator.

6. Debundscha, Kame­run

Banyak di antara Anda yang ber­pikir bahwa Afrika adalah ne­gara panas dan gersang. Tapi ter­nyata tidak juga. Ada sejumlah tem­pat di Afrika yang tidak sepa­nas dan segersang yang Anda ba­yang­kan. Tempat itu adalah De­bundscha.

Debundscha adalah sebuah tempat yang berada di Kamerun, Afrika Tengah. Tempat ini ber­beda dari berbagai tempat di Afri­ka yang panas. Alasannya tidak lain karena di tempat ini paling sering turun hujan. Setiap tahun­nya, curah hujan di Debundscha mencapai angka 10.299 mm. Inilah tempat yang paling sering turun hujan kedua di Afrika.

7. Big Bog, Hawaii

Di Hawaii ada satu tempat lagi yang menjadi salah satu tempat paling sering turun hujan di dunia. Tempat itu adalah Big Bog. Total jadi ada tiga area di Hawaii yang sering terjadi hujan. Big Bog bisa ditemui di dalam Haleakala National Park.

Big Bog diberi gelar juara sebagai tempat yang paling sering turun hujan di Hawaii. Lihat saja curah hujannya yang mencapai 10.272 mm per tahun.

Karena tempatnya yang sa­ngat terpencil, para peneliti harus meng­gunakan helikopter apabila ingin­ melakukan penelitian di sana. Untungnya adalah tempat ini tidak tertutup seperti Kukui, jadi turis bisa datang ke tempat ini.

8. Mt Waialeale, Hawaii

Masih belum berpindah dari Hawaii, sekali ini Gunung Waia­leale. Sama seperti Kukui, suatu tempat di Hawaii berikut ini diberi berkah dengan seringnya turun hujan. Yang namanya gunung pas­tinya ada sejumlah pendaki yang ingin menaklukannya.

Tapi karena sering terjadi hujan membuat gunung Waialeale men­jadi sangat licin sehingga sangat berbahaya mendaki gunung ini.

Waileale sendiri adalah baha­sa Hawaii yang berarti air yang meluap. Dinamakan demikian karena memang gunung ini se­ring basah karena hujan.

Curah hujan di Gunung Wai­leale mencapai angka 9.763 setiap tahunnya. Gunung Waileale juga menjadi rumah bagi sejumlah tanaman langka.

9. Kukui, Hawaii

Tidak banyak orang yang tahu tentang Kukui. Tapi kalau Hawaii, pasti banyak orang yang su­dah tahu akan tempat ini. Hawaii adalah sebuah pulau kecil in­dah yang masih merupakan ba­gian dari negara Amerika Serikat (AS).

Kukui ini adalah salah satu tempat yang berada di Hawaii. Ter­kenal sebagai tempat yang paling sering turun hujan. Curah hu­jan per tahun yang mencapai 9.923 mm lah yang menjadikan Kukui se­bagai salah satu tempat yang se­ring turun hujan di Ame­rika.

Selain keindahan yang dimili­kinya, Kukui menjadi rumah bagi aneka macam jenis tumbuhan dan hewan. Sayang tidak sembarang orang yang bisa masuk, hanya para peneliti yang mendapat izin khusus untuk menjelajahi Kukui.

10. Emei Shan, Tiongkok

Ada salah satu tempat di Tiong­kok yang memiliki curah hujan sangat tinggi. Tempat tersebut ber­nama Emei Shan. Emei Shan berl­okasi di provinsi Sichuan.

Pada 1996, Emei Shan diang­gap sebagai situs warisan dunia yang harus dijaga. Tepat di tempat tersebut terdapat sebuah gunung be­sar bernama Emei. Merupakan gu­nung terting­gi dari empat Gu­nung Suci Buddha.

Curah hujan di Emei Shan sa­ngat tinggi. Kira-kira 8.169 mm per tahun. Jadi bisa dibayangkan betapa suburnya daerah ini. Apa kalian tahu dengan bela­diri Tiongkok yang bernama wus­hu? Emei Shanlah yang menjadi tempat atau rumah dari berbagai macam beladiri kuno di Tiongkok, salah satunya adalah wushu. (tpc/opc/msnc/es)

()

Baca Juga

Rekomendasi