Tuahman Purba Memberi Tips Agar Terhindar dari Covid-19

Tuahman Purba Memberi Tips Agar Terhindar dari Covid-19
Anggota DPRD Sumut, dr. Tuahman Purba (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Penyebaran wabah virus corona (Covid-19) yang semakin masif menimbulkan kekhawatiran semua kalangan. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang cenderung paranoid karena takut tertular.

Menyikapi fenomena tersebut, Ketua Fraksi Nasdem DPRD Sumatera Utara, dr. Tuahman Purba, mengimbau masyarakat agar tidak terlalu stres karena hal ini bisa menurunkan produksi anti bodi.

Sebagai politisi yang ahli di bidang medis, Tuahman menyarankan beberapa hal yang bisa dilakukan masyarakat agar terhindar dari wabah virus Covid-19, termasuk mengindari stres dan tetap tenang.

"Kita harus sering olahraga, banyak minum air putih hangat. Paling penting, tubuh manusia bisa memproduksi anti bodi. Semakin kita stres, produksi anti bodi semakin berkurang. Istirahat yang cukup serta banyak makan vitamin C dan E agar sel bisa mengeluarkan anti bodi. Jangan stres karena organ tubuh kita akan berkurang menghasilkan anti bodi. Ketika kita tenang, senang, anti bodi kita semakin kuat," imbau Tuahman, Kamis (26/3).

Seperti virus lainnya, dr. Tuahman menyebut virus Covid-19 akan mati dalam waktu tiga jam jika menempel di tubuh manusia.

Namun yang jadi perhatian adalah jangan sampai virus tersebut masuk ke dalam tubuh manusia melalui saluran pernapasan atau saluran pencernaan. Itu sebabnya kita senantiasa diimbau membersihkan telapak tangan menggunakan hand sanitizer.

"Ketika virus Covid-19 lengket di tubuh manusia, tiga jam akan mati jika tidak mendapat media untuk berkembang. Medianya untuk masuk dalam tubuh ada dua, melalui saluran pernapasan dan saluran pencernaan. Makanya orang salaman saat ini tidak boleh telapak tangan, karena telapak tangan kita sering menyentuh hidung atau mulut. Jika berada di luar tubuh manusia, virus ini hanya bisa bertahan selama tiga jam, makanya kita butuh hand sanitizer," ungkapnya.

Lebih jauh mantan Direktur Rumah Sakit Sari Mutiara ini menjelaskan, virus Covid-19 berbentuk bulat dan memiliki sejumlah antena yang merupakan lemak.

"Antena ini adalah lemak. Untuk menghancurkan lemaknya perlu kehangatan, kasih alkohol, disinfektan. Ketika lengket di rambut atau bagian tubuh yang lain, virus ini tidak bisa masuk ke hidung atau mulut jika tidak dibantu oleh tangan kita."

"Untuk meminimalisir, jangan dulu berambut panjang, diplontos sementara untuk menghindari agar jangan lengket virus ini di rambut. Tangan kita suka latah, habis pegang rambut kemudian pegang hidung sehingga masuklah virus itu ke dalam tubuh. Tubuh kita ini media yang baik untuk virus tersebut berkembang," tukasnya.

(EAL)

Baca Juga