Pembangunan pasar Kecamatan Mardinding gagal akibat anggaran direfocusing (Analisadaily/Alex Ginting)
Analisadaily.com, Karo - Kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk percepatan penanganan Covid-19 salah satunya adalah dana-dana yang sebelumnya telah ditampung dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi dan daerah direfocusing.
Termasuk di dinas-dinas di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Karo. Dari anggaran-anggaran belanja langsung, hampir seluruhnya direfocusing sesuai instruksi Bupati Karo Nomor 900/201/BPKPAD/2020, tanggal 24 April 2020 tentang percepatan penyesuaian APBD TA 2020 dalam rangka penanganan Covid-19.
Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian dan Perdagangan Karo, Edison Karo-Karo mengatakan, anggaran belanja langsung berkisar Rp 7 miliar direfocusing berkisar Rp 5 miliar. Sehingga pembangunan pasar di Kecamatan Mardinding batas Karo dengan Aceh Tenggara gagal. Termasuk pengadaan baju dinas, pelatihan pengolahan lahan produk pertanian, dan lainnya.
“Tinggal berkisar Rp 2 miliar untuk belanja Alat Tulis dan Kantor (ATK) dan gaji honor pegawai serta belanja rutin lainnya,” jelasEdison, Selasa (7/7).
Demikian juga diutarakan Kadis PUPR Karo, Eduward Sinulingga. Pagu anggaran sebelum direfocusing Rp 75, 5 miliar lebih, dan setelah direfocusing tinggal Rp 23,3 miliar lebih.
“Dana tersebut bersumber dari DAK berkisar Rp 41,1 miliar lebih dan DAU berkisar Rp 24,7 miliar lebih. PAD sebelumnya Rp 6,4 miliar lebih, tinggal Rp 3,4 miliar,” sebutnya.
Hal yang sama juga dijelaskan pihak Dinas Kesehatan. Anggaran-anggaran yang sebelumya direncanakan untuk rehabilitasi sejumlah Puskesmas, kegiatan program berupa pertemuan-pertemuan direfocusing. Termasuk anggaran yang direncanakan untuk lanjutan pembangunan Puskesmas Merdeka, tidak jadi.
Dirut RSU Kabanjahe, dr Arjuna Wijaya menuturkan, sekitar Rp 3,1 miliar direfocusing. Ditanya berapa anggaran biaya langsung dan tak langsung APBD Karo 2020 sebelum direfocusing, diakui Dirut pihaknya tidak ingat.
“Tidak ingat,” tandasnya.
(ALEX/RZD)