Kemendikdasmen Bertemu dengan Pemkab Palas, Bahas Peningkatan Sarpras dan Mutu (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Padanglawas - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan kunjungan ke Pemeeintah Padanglawas. Kedatangan mereka adalah untuk koordinasi dan monitoring program pendidikan dasar dan menengah di Padanglawas Rabu (13/05/2026).
Kunjungan tersebut diterima oleh Pj. Sekretaris Daerah Padanglawas, H. Panguhum Nasution di ruang kerjanya. Hadir dalam pertemuan itu perwakilan Kemendikdasmen Heldi Sitio, S.Psi., M.Psi., Pahala B.P. Rajagugguk, ST., M.Pd., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Gunung Tua untuk wilayah Padanglawas Utara dan Padanglawas, Marwan Fauzi, serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan Padanglawas Laskar Muda Nasution.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Padanglawas memaparkan usulan lima Verifikasi dan Validasi Pendidikan (Verpal) di Padanglawas.
Beberapa sekolah yang menjadi prioritas antara lain SD 0118 Desa Sibuhuan Julu, SMP Negeri 1 Barumun dan SMK Negeri 1 Barumun untuk program tahun 2026.
Panguhum Nasution menegaskan, Pemkab Padanglawas berkomitmen mendukung penuh program-program pendidikan nasional, terutama dalam peningkatan sarana dan prasarana sekolah, peningkatan mutu tenaga pendidik, hingga pemerataan akses pendidikan bagi seluruh anak di wilayah Padanglawas.
“Pendidikan adalah kunci kemajuan daerah. Kami siap bersinergi dengan Kemendikdasmen untuk memastikan setiap anak di Padanglawas mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” ujar Panguhum Nasution.
Menurutnya, komitmen peningkatan kualitas pendidikan tersebut juga sejalan dengan visi dan cita-cita Bupati dan Wakil Bupati Padanglawas untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul demi kesejahteraan dan kemajuan daerah di masa mendatang.
Sementara itu, pihak Kemendikdasmen menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Padanglawas serta berharap kolaborasi dapat terjalin mempercepat pencapaian target pembangunan pendidikan nasional, khususnya di Padanglawas.
Pertemuan tersebut turut membahas sejumlah tantangan pendidikan di daerah, mulai dari kebutuhan sarana dan prasarana sekolah, peningkatan kompetensi guru, hingga pemerataan akses pendidikan di wilayah terpencil. Pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat terus memperkuat sinergi guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
(ATS/NAI)











