TOTK 2026 Diharapkan Dongkrak UMKM dan Pariwisata di Samosir

TOTK 2026 Diharapkan Dongkrak UMKM dan Pariwisata di Samosir
Konfrensi pers persiapan TOTK 2026. (Analisadaily/Tetty Naibaho)

Analisadaily.com, Samosir - Pemkab Samosir mengelar konferensi pers terkait agenda internasional Trail of The Kings (TOTK) 2026 yang akan digelar pada 12–14 Juni mendatang di Samosir.

Asisten II Hotraja Sitanggang menjelaskan bahwa Pemkab Samosir telah melakukan rapat dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Event Organizer (EO) untuk pematangan kegiatan TOTK.

"Kami meminta semua pihak untuk mensukseskan kegiatan besar tersebut. Sebagai tuan rumah yang baik, kita harus bisa menunjukkan sikap yang sopan dan ramah, sehingga para peserta dan rombongan bisa senang dan nyaman menikmati keindahan alam Samosir." Ujar Hotraja, di di Aula Rapat Kantor Bupati Samosir, Kamis (21/5/2026)

Ia menegaskan, pelaksanaan event ini diharapkan berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat, khususnya sektor UMKM, pariwisata, dan pelaku usaha lokal.

Pemerintah daerah menyediakan tenda-tenda bagi pelaku UMKM. Ia juga menekankan selain pemerintah pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keamanan, kenyamanan, serta kebersihan lingkungan selama kegiatan.

Hotraja juga menyampaikan bahwa persiapan pelaksanaan sudah mencapai tahap akhir. Berbagai aspek logistik, keamanan dan kesehatan sedang dimatangkan agar pelaksanaan berjalan lancar.

"Dan kita menjelang kegiatan akan ada temu pers yang diinisiasi oleh EO untuk rekan-rekan wartawan yang bertugas di Samosir" Jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata melalui Kabid Promosi Shanny Nainggolan menjelaskan bahwa ini adalah tahun kedua kegiatan TOTK di Samosir.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah tanda tangan kontrak kerja sama strategis dengan Ultra-Trail du Mont Blanc (UTMB) selama 3 tahun.

Berdasarkan kegiatan tahun 2025, Samosir mendapat nilai 84. Walau tidak nilai sempurna namun dinilai berhasil dalam pelaksanaan kegiatan tahun sebelumnya.

"Jika penilaian kegiatan tahun kemarin tidak bagus, tidak akan ada kegiatan tahun 2026. Jika tahun lalu ada yang meninggal dan ada terjadi kebakaran hutan kegiatan ini tidak akan dilaksanakan" Ujarnya.

Sementara dari pihak Event Organizer PT. Cipta Aksi Bersama (Creation) diwakili penasehatnya Rudi Rohmansyah didampingi Ebet menjelaskan bahwa Trail of The Kings merupakan ajang resmi yang berpusat di Prancis dan tahun ini kedua kali digelar di Indonesia dengan Samosir sebagai tuan rumah.

"Sampai hari ini sekitar seribu orang atlit lari telah mendaftar yang berasal dari Asia, Eropa dan Amerika. Pelari dunia akan hadir di Samosir untuk mengikuti Lomba berbagai kategori. Diantaranya Lomba 100 K, 60 K, 28 K, 10 K, 5 K dan ada juga untuk kategori Kids (anak-anak,red). Kami juga sudah berkordinasi dengan pihak BMKG, Tagana, Basarnas dan berbagai pihak lain untuk suksesnya kegiatan ini" Jelas Rudi.

Terkait cuaca ekstrem, Rudi menjelaskan bahwa berdasarkan hasil korsinasi dengan BMKG, bahwa 14 hari menjelang kegiatan, BMKG akan menginformasikan cuaca di Samosir (real time, red)

"Di water station ketika cuaca panas harus ada es batu. Dan jika cuaca dingin harus ada kain penghangat. Selain itu ambulance juga standby serta panitia yang siaga membantu para atlit" Jelasnya.

Kadis Komunikasi dan Informatika Samosir, Immanuel Sitanggang didampingi Sekretaris Agustianto Sitinjk dan Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Togarma Naibaho menyampaikan dana kegiatan TOTK tersebut berasal dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan lokasi khusus di Samosir. (TN)

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi